
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Kebutuhan air bersih untuk Kabupaten Pohuwato, Gorontalo sudah mulai berkurang. Diperkirakan empat sampai lima tahun kedepan Pohuwato benar-benar krisis air bersih.
Menurut keterangan Direktur Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Tirta Maleo, Direktur Ir., H. Hairudin usman, bahwa Pohuwato khususnya Kecamatan Marisa dan beberapa kecamatan dibagian barat sudah sangat memprihatinkan, apalagi kalau kemarau puncak.
“Kalaupun tidak ditangani dari sekarang, dengan dilakukannya perbaikan lingkungan, dalam kurun waktu lima tahun berikut sudah tidak ada air lagi,” ujar Hairudin.
“Kalau air turun, apalagi pada saat dia kemarau puncak, yang tadinya pasokan air untuk pipa 36 liter tinggal 16 liter. Artinya kita kehilangan air 20 liter, jelas itu satu jumlah yang besar,” jelas Hairudin menambahkan.
Sementara Wakil Bupati , Suharsi Igirisa, saat membuka rapat, Selasa (04/05/2021) menambahkan, bahwa persoalan air bersih untuk Kabupaten Pohuwato memang harus mendapat perhatian ekstra.
“Sudah banyak masyarakat sering keluhkan pasokan air bersih yang mulai berkurang. Bahkan ada yang menelpon sekedar mengadu kalau sekarang untuk air bersih saja mereka harus beli air pergalon untuk memenuhi kebutuhan,” ungkap Wabup.
Suharsi berharap melalui Rapat Koordinasi tentang isu lingkungan terkait permasalahan ketersediaan air bersih ini, bisa melahirkan gagasan dan solusi untuk permasalahan masyarakat.(adv/mus/NN)























