
NEWSNESIA.ID, BOALEMO – Akhir tahun 2021 menjadi momen penting bagi Anas Jusuf. Pasalnya, tepat Kamis (30//12/2021), ia diamanahi tanggungjawab besar sebagai Bupati Boalemo definitif sisa masa jabatan 2017-2022.
Kurang lebih 1 tahun perjalanan kepemimpinan di Kabupaten Boalemo, Anas Jusuf semula dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati terhitung sejak November 2020 lalu. Itu setelah Bupati Boalemo Darwis Moridu diberhentikan sementara hingga akhirnya diberhentikan tetap oleh Mendagri, Muhammad Tito Karnavian dalam surat keputusan nomor 131.75-4874 Tahun 2021, tanggal 19 Oktober 2021.
Nah, selama 1 tahun pemerintahan Anas Jusuf sebagai Plt Bupati, tak sedikit prestasi dan karya-karya terbaik berhasil dipersembahkan untuk Kabupaten Boalemo. Deretan prestasi itu diantaranya;
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 66,92 persen menjadi 66,69 persen (naik 0,3 persen) dari indikator kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
- Angka Kemiskinan Kabupaten Boalemo turun dari posisi 18,87 persen tinggal 18,57 persen (turun 0,3 persen) atau sekitar 300 – 400 orang warga keluar dari zona kemiskinan.
- Meraih penghargaan Treasury Award (Pengelolaan keuangan terbaik) dengan sukses menyabet 4 kategori penghargaan, diantaranya sukses mempertahankan opini WTP.
- Pelaksanaan vaksinasi terbaik ke 2 tingkat Provinsi Gorontalo dengan pencapaian vaksinasi untuk lansia tertinggi 70 persen dan ditetapkan seabgai kabupaten pertama untuk kick off vaksinasi usia 6 – 11 tahun.
- Tahun 2021 berhasil mengantarkan Boalemo seabgai kabupaten inovatif sesuai keputusan Mendagri dengan urutan 29 dari 415 kabupaten/kota se Indonesia. Sedangkan tingkat Provinsi Gorontalo menempati peringkat 1 dengan skor nilai 58,07 persen dengan beberapa inovasi seperti, GERBANG SAKINAH oleh Dinas Kesehatan, SINGKAP oleh BKAD, TUMOPAT oleh Dinas Dukcapil yang diikutkan dalam Innovativ Government Award (IGA).
- Menempati posisi 5 besar Program Peningkatan Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Kecamatan Wonosari menjadi Kawasan Perkotaan Baru (KBP) hasil penilaian Kemendes-PDTT.
- Pencapaian target Monitoring Center Prevention (MCP) dari tahun 2020 dengan angka 27 persen meningkatkan hingga 60 persen di tahun 2021.
- Mendatangkan 14 titik pembangunan Base Transceiver Station (BST) oleh Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI) yang dikhususkan untuk wilayah terluar dan tertinggal.
- Penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) dari kategori C menjadi B.
- Indeks Reformasi Birokrasi Penyelenggaraan Pemerintah (LPPD) dengan kategori terbaik.

Sementara itu, di sisa masa jabatan terakhir tahun 2022 yang tinggal beberapa bulan, Bupati Boalemo Anas Jusuf tengah menggagas program strategis menuju pembangunan maju sebagai komitmen dan tanggungjawab penuh, diantaranya;
- Pembenahan dan penataan reformasi birokrasi, termasuk perubahan dari struktural ke fungsional.
- Menuntaskan RPJMD program DAMAI yang telah dijabarkan dalam visi dan misi.
- Mengembangkan Pelabuhan Tilamuta menjadi pelabuhan pengumpul yang akan berdampak positif bagi peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Boalemo. Langkah ini sudah dimulai dibuktikan kesiapan studi kelayakan Pelabuhan Tilamuta. Di mana, tahun 2022 ini dialokasikan anggaran proporsional untuk pembangunan gudan sebagai fasilitas pendukung, Larap dan lainnya. Proses pengembangan ini telah diretas dan akan menjadi Quantum Leap terbaik di Kabupaten Boalemo.
- Penetapan Kebupaten Boalemo sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis pedesaan, di mana Boalemo berada pada posisi strategis untuk Pelabuhan Tilamuta yang wilayahnya berbasis sumber daya alam untuk teluk tomini.
- Mengembangkan sektor Pariwisata Boalemo dengan lokus pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM yang diyakini memiliki potensi besar menuju Boalemo lebih maju. Salah satunya dilaksanakannya Festival Boalemo dengan tema I Look Boalemo-Gorontalo Mart bekerjasama Ambassador dari Jakarta, Forum Halal Tourism (FHT), PT. Kreatif Gemilang Utama yang rencananya dilaksanakan 11-13 Februari 2022 mendatang.
- Mewajibkan setiap OPD menciptakan inovasi dan target harus dilampaui untuk keberlanjutan peningkatan pelayanan publik yang maksimal melalui gerakan One Agency One Inovation.
- Menyediakan layanan jaringan internet untuk wilayah blank spot di sejumlah kawasan desa di Kabupaten Boalemo yang akan diawali dengan 10 – 12 titik. Program ini sebagai upaya mendukung terwujudnya Indonesia Terkoneksi, Indonesia Maju dan Indonesia Makin Digital.
Tentunya semua rencana program, karya dan niat baik ini merujuk pada pencapaian tujuan bersama dalam kebermanfaatan serta kebaikan dan untuk kemaslahatan orang banyak.
Sebagaimana ditegaskan Bupati Boalemo, Anas Jusuf bahwa sesungguhnya kunci amanah yang diemban itu adalah bagaimana menjadikan kebermanfaatan dengan menempatkan sebagai pelayan publik dan mewujudkan tuntutan peningkatan kemajuan daerah yang kita cintai.

“Kami pun tentu sangat berterimakasih atas sinergitas seluruh stakeholder, mulai dari unsur DPRD, perangkat daerah, Sekda dan seluruh OPD, termasuk pula rekan-rekan LSM, Pers dan tokoh pemuda, tokoh masyarakat secara keseluruhan yang telah mendukung Pemerintah Kabupaten Boalemo selama ini. Sebab, semua karya ini menjadi suatu yang terbuka untuk terus kita kembangkan. Entitas yang ada haruslah menjadi energi utama untuk terus bergerak, berbuat dan menghasilkan yang terbaik bagi Kabupaten Boalemo,” beber Bupati Boalemo, Anas Jusuf.***






















