Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

REVITALISASI SEKOLAH: CAPAIAN BESAR, TANTANGAN LEBIH BESAR

by NN Indonesia
19 Februari 2026
in Opini, Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
Muhammad Isa Anshori, S.Pd., M.Pd

Oleh: Muhammad Isa Anshori, S.Pd., M.Pd

Langkah Maju yang Patut Diapresiasi
Revitalisasi sekolah menjadi salah satu program penting pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negara kita. Program ini dirancang di tengah kesadaran bahwa masih banyak sekolah di Indonesia yang mengalami kekurangan dalam hal infrastruktur dan fasilitas pembelajaran. Sekolah seharusnya menjadi tempat utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia yang akan menentukan masa depan bangsa.

Dalam konteks ini, langkah pemerintah melakukan revitalisasi sekolah patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen untuk memberikan pendidikan yang lebih baik dan merata. Revitalisasi bukan hanya tentang memperbaiki bangunan yang sudah rusak, tetapi juga memastikan bahwa proses belajar mengajar berjalan dengan baik dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendorong tumbuh kembang murid. Lingkungan belajar yang baik dapat memengaruhi secara langsung kualitas belajar seseorang. Murid bisa belajar lebih tekun dan yakin, sedangkan guru bisa mengajar lebih efektif. Dengan demikian, revitalisasi sekolah menjadi jalan masuk penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Komitmen tersebut terlihat dari hasil program revitalisasi yang melebihi target awal. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) mencatat bahwa jumlah sekolah yang berhasil direvitalisasi mencapai 16.167 sekolah, naik 54,9 persen dibandingkan target awal yang sebesar 10.440 sekolah.

Program ini berlaku di 38 provinsi, meliputi 514 kabupaten dan kota, serta mencakup 5.273 kecamatan. Sebaran ini menunjukkan bahwa ada upaya yang sungguh-sungguh untuk mendistribusikan pendidikan secara merata ke seluruh daerah di Indonesia. Bagi sekolah-sekolah yang dulu mengalami kondisi yang sulit, revitalisasi memberikan perubahan yang benar-benar nyata. Ruang kelas yang lebih baik, fasilitas yang lebih lengkap, dan dukungan untuk belajar dengan cara modern memberikan harapan baru bagi murid dan guru. Negara, melalui program ini, menunjukkan keberadaannya untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan.

Namun, pencapaian besar ini juga menimbulkan pertanyaan penting: seberapa jauh revitalisasi ini mampu menyelesaikan semua tantangan dalam pendidikan nasional?

Tantangan Pemerataan yang Masih Nyata dan Dampak Ekonomi yang Perlu Dijaga
Di balik kesuksesan itu, tantangan meratakan pembangunan masih menjadi tugas besar yang perlu diperbaiki. Jumlah sekolah di Indonesia sangat banyak, mencapai ratusan ribu, sehingga revitalisasi 16.167 sekolah, meskipun besar, masih menjadi bagian dari proses yang perlu dilakukan secara berkelanjutan. Masih ada beberapa sekolah, khususnya di daerah terpencil, wilayah yang masih tertinggal, dan kawasan terluar, yang mengalami keterbatasan dalam hal infrastruktur. Perbedaan fasilitas pendidikan bisa menyebabkan perbedaan kualitas tenaga kerja, jika tidak diperbaiki secara terus-menerus.
Selain itu, perbaikan fisik juga harus diimbangi dengan perawatan yang dilakukan secara terus-menerus. Tanpa sistem pemeliharaan yang memadai, fasilitas yang sudah diperbaiki bisa kembali rusak. Revitalisasi tidak boleh berhenti hanya pada pembangunan, tetapi harus dilanjutkan dengan pengelolaan yang berkelanjutan.

Tantangan lain yang sangat penting adalah memastikan bahwa proses revitalisasi berjalan seiring dengan peningkatan mutu pembelajaran. Infrastruktur yang baik harus didukung oleh guru yang memiliki kemampuan memadai, lingkungan belajar yang mendukung, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di bidang pendidikan.

Di sisi lain, proses perbaikan dan pembaruan sekolah juga memberi manfaat baik bagi ekonomi masyarakat. Program ini menyertakan lebih dari 32.000 UMKM dan menyerap tenaga kerja lebih dari 240.000 orang. Pembangunan pendidikan bisa menjadi tolak ukur untuk memacu pertumbuhan ekonomi rakyat. Keterlibatan masyarakat dalam revitalisasi menciptakan efek ganda. Selain meningkatkan sarana sekolah, program ini juga memberi kesempatan untuk berusaha dan mencari pekerjaan.

Sekolah, dalam konteks ini, bukan hanya tempat belajar, tetapi juga bagian dari sistem pembangunan masyarakat. Namun, dampak positif tersebut juga harus tetap dijaga dengan melakukan perencanaan yang berkelanjutan. Revitalisasi perlu terus dilakukan agar manfaat ekonomi dan sosialnya tidak hanya bersifat sementara.

Menjadikan Revitalisasi sebagai Gerakan Berkelanjutan

Capaian revitalisasi sekolah adalah langkah penting, tetapi bukan berarti perjalanan selesai. Justru, pencapaian ini seharusnya menjadi dasar untuk melanjutkan dan memperkuat upaya membangun pendidikan nasional. Masa depannya, revitalisasi harus dilakukan secara terus-menerus dan terencana, dengan memperhatikan beberapa hal yang penting.

Pertama, memperluas cakupan revitalisasi agar lebih banyak sekolah bisa mendapatkan manfaatnya.

Kedua, memastikan adanya sistem perawatan fasilitas yang berkelanjutan.

Ketiga, memperkuat kualitas guru dan ekosistem pembelajaran.

Keempat, memastikan bahwa semua kegiatan dalam program dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Revitalisasi sekolah sebaiknya dilihat sebagai bagian dari investasi jangka panjang bagi bangsa. Karena itu, kualitas pendidikan sekarang akan memengaruhi kualitas Indonesia di masa depan.

Akhirnya, revitalisasi sekolah bukan hanya tentang membangun fisik, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan peradaban yang lebih baik. Capaian yang signifikan patut diberi apresiasi, tetapi tantangan yang masih ada tidak boleh dihindari.

Dengan terus mempertahankan komitmen, revitalisasi sekolah bisa menjadi dasar yang kuat untuk munculnya generasi terbaik dan masa depan Indonesia yang lebih baik.(*)

 

Tags: pendidikan
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.ist
Headline

Di Forum Warek III PTKI, Sahmin Madina Suarakan Agenda Nasional 2028 di Gorontao

14 April 2026
f.ist
Headline

KKN Tematik UNG Turun Lapangan!, Selamatkan Olahraga Tradisional dari Gempuran Gadget

10 April 2026
f.ist
Headline

Gaspol, PSTI & FOK UNG Siapkan “Mesin Baru”, Regenerasi Jadi Target Utama

10 April 2026
Next Post
Jadwal jam kerja di Kantah Kota Gorontalo selama bulan Ramadan 1447 H.

Kantor Pertanahan Kota Gorontalo Terapkan Penyesuaian Jam Kerja Selama Ramadan 1447 H

f.hms

Gubernur Gusnar Ismail Tarawih di Masjid Darul Arqam Kota Gorontalo

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

f.ist

Korban Penikaman di Gorontalo jadi Tersangka, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kriminalisasi Pembelaan Diri

2 hari ago
F.

REVITALISASI SEKOLAH: CAPAIAN BESAR, TANTANGAN LEBIH BESAR

2 bulan ago
f.ist

Pasca Putusan Praperadilan, Rongki Ali Gobel : Harusnya ZH Alias ‘Kak Kuhu’ Segera Ditahan!

2 hari ago
f.helmi

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Kotamobagu, Kejaksaan Tunggu Hasil audit

15 jam ago
Dirreskrimsus Polda Gorontalo Maruly Pardede.

Usai Praperadilan Ditolak, ZH Terancam Dijemput Paksa Polisi

1 hari ago
f.hms

Pani Gold Mine Alokasikan 21,63 Milyar untuk Program Pemberdayaan Masyarakat 2026

23 jam ago
f.ist

Mudik Nataru, Pemerintah Beri Diskon 13 Persen Tiket Pesawat

4 bulan ago
f.ist

Di Forum Warek III PTKI, Sahmin Madina Suarakan Agenda Nasional 2028 di Gorontao

2 hari ago

Praperadilan Konten Kreator ‘Ka Kuhu’ Ditolak, Status Tersangka Tetap Sah

2 hari ago
f.hms

Realisasi Fisik dan Keuangan Maret 2026 Lampaui Target

15 jam ago

Terbaru

f.hms
Headline

Gusnar Ismail Support FORKI Cetak Atlit Berprestasi

by NN Indonesia
16 April 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Gusnar Ismail menerima audiensi dari pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia dalam rangka memperkuat pembinaan...

Ilustrasi Pangkalan LPG

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar adalah Hoax

15 April 2026
f.hms

Realisasi Fisik dan Keuangan Maret 2026 Lampaui Target

15 April 2026
f.helmi

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Kotamobagu, Kejaksaan Tunggu Hasil audit

15 April 2026
f.hms

Pani Gold Mine Alokasikan 21,63 Milyar untuk Program Pemberdayaan Masyarakat 2026

15 April 2026
Dirreskrimsus Polda Gorontalo Maruly Pardede.

Usai Praperadilan Ditolak, ZH Terancam Dijemput Paksa Polisi

15 April 2026
f.hms

Pelantikan Ketua TP PKK Bone, Ismet Mile Pertegas Peran Dasawisma Desa ‎

14 April 2026
f.ist

TI Gorontalo Siap Tempur di Kejurnas Cadet Junior Kaltim

14 April 2026
f.ist

Pasca Putusan Praperadilan, Rongki Ali Gobel : Harusnya ZH Alias ‘Kak Kuhu’ Segera Ditahan!

14 April 2026

Praperadilan Konten Kreator ‘Ka Kuhu’ Ditolak, Status Tersangka Tetap Sah

14 April 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.