Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Mewaspadai Praktik Politik Uang di Pilkada 2020

by NN Indonesia
15 Oktober 2020
in Opini
Reading Time: 2 mins read
Dr. H. Abdul Wahid, M.A

 

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, M.A – (Muballigh dan Dosen Agama STIE Tri Dharma Nusantara Makassar)

Sistem demokrasi telah kita sepakati bersama sebagai instrumen yang hingga hari ini dianggap paling tepat di Indonesia dalam menentukan dan merotasi kepemimpinan daerah dan nasional setiap lima tahun sekali, untuk itu sudah seyogyanya semua pihak harus menjaga marwah dan prinsip-prinsip demokarasi itu sendiri.

Diantara prinsip tersebut yakni adanya perlindungan terhadap hak-hak asasi rakyat, adanya kebebasan bagi seluruh warga negara khususnya dalam menentukan dan menyalurkan hak politiknya disetiap perhelatan Pemilu dan Pilkada. Kebebasan ini terwujud dengan tidak mengintimidasi suara rakyat dengan politik uang dan sejenisnya.

Di sisi lain, salah satu parameter demokrasi yang sehat yaitu ketika proses demokrasi bisa dijalankan dengan penuh tanggung jawab, patuh pada aturan hukum yang berlaku, terutama aturan yang terkait dengan UU Pemilu, misalnya tidak mempraktikkan kampanye hitam (black campaign) menghindari propaganda yang berujung rasis, tidak mempolitisasi berbagai informasi yang kemudian menjadi hoax dan termasuk di dalamnya menghindari politik uang.

Belajar dari pengalaman selama ini disetiap perhelatan Pilkada praktik politik uang (money politick) sering mewarnai dan mengotori proses demokrasi kita di tanah air, bahkan praktik politik uang ini seakan menjadi bagian yang “wajib” dan salah satu senjata pamungkas dari oknum paslon tertentu terutama di detik-detik terakhir menjelang hari pemungutan suara, dari fenomena ini kemudian muncul istilah “serangan fajar atau serangan darat”.

Politik uang tidak hanya mencederai prinsip demokrasi, tapi lebih dari itu melanggar hukum etika dan agama, karena praktik politik uang dapat dikategorikan sebagai riswah (sogok menyogok), saking tercelanya perbuatan yang demikian ini Nabi saw. pernah bersabda; “Allah melaknat yang memberi suap dan yang menerima suap”. (HR At-Tirmidzi).

Dalam pandangan Bung Hatta salah seorang proklamator bangsa, beliau menyebut ada tiga pilar demokrasi salah satu diantaranya adalah “pilar agama”. Artinya nilai-nilai agama harus menjadi inspirasi dan spirit dalam pelaksanaan demokrasi di tanah air, termasuk salah satu diantaranya agama melarang adanya praktik politik uang, demikian pula dalam demokrasi.

Politik uang di samping melanggar prinsip demokrasi, juga tidak memberi edukasi politik yang baik kepada masyarakat dan dapat mematikan kemerdekaan masyarakat dalam menggunakan akal sehatnya dalam menentukan pilihan politiknya serta sulit menghadirkan sosok pemimpin yang amanah dan membela kepentingan rakyat, karena semuanya diukur oleh uang dan pada saat ia terpilih tentu akan berpikir bagaimana cara agar minimal modal politiknya bisa dikembalikan.

Khusus dalam pelaksanaan Pilkada di kota Makassar tahun ini, potensi praktik politik uang ini juga perlu diwaspadai oleh semua pihak, sebab akan sangat mungkin terjadi mengingat persaingan yang sangat ketat terjadi diantara keempat paslon kian terlihat terutama dua pekan terakhir ini. Khusus kepada masyarakat kota Makassar agar bersama-sama berkomitmen untuk menolak politik uang, jangan mau suaranya dibeli sebab akibatnya akan menderita lima tahun ke depan.

Kepada pihak penyelenggara Pilkada khususnya KPU dan Bawaslu harus terus meningkatkan kerjasama dengan jajaran Polda Sulawesi Selatan, sehingga akan lahir sebuah sinergitas dan kekompakan dalam memantau, mengawasi serta mengamankan seluruh tahapan Pilkada di Sulawesi Selatan terkhusus di kota Makassar agar tidak terjadi hambatan dan hal-hal yang kita tidak inginkan, apalagi bangsa kita saat ini masih dalam siaga menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan virus COVID-19 di tanah air. (*)

Tags: DenokrasiDr. H. Abdul WahidPilkada 2020Tolak Politik Uang
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Opini

Kebijakan Daring Pasca Lebaran: Solusi atau Ancaman bagi Pendidikan?

3 April 2026
Tim Hukum Pemda, Adnan Parangi, SH.,MH
Headline

Tanggapan Atas Aksi Demonstrasi

28 Februari 2026
Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah-f.hms
Headline

Menembus Ekspektasi

20 Februari 2026
Next Post

UT Gorontalo Berikan Kuota Internet 50 GB untuk Mahasiswa, Ini Syaratnya

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel saat terjatuh di tengah-tengah sawah di Gorontalo.

Viral, Wakil Ketua DPR RI Jatuh di Tengah Sawah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Alvian Mato

Pemprov Bantah Tuduhan Pemkot Gorontalo

2 hari ago
Ssepu

Sesepuh dan Pendiri IKASmansa Gorontalo Buka Suara Soal Polemik Kepengurusan

3 hari ago
Proses pembangunan jembatan perintis garuda yang dilakukan secara gotong royong oleh TNI dan masyarakat

Progres Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Pohuwato Capai 60 Persen, Dandim: Dipacu Tepat Waktu

18 jam ago
TNI AL saat mengamankan 1 alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas ilegal di CA Tanjung Panjang Pohuwato

TNI AL Tindak Tegas Aktivitas Diduga Ilegal di CA Tanjung Panjang Pohuwato, Satu Alat Berat Berhasil Diamankan

1 bulan ago

Mewaspadai Praktik Politik Uang di Pilkada 2020

6 tahun ago
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat menemui para buruh saat berdemo di Rujab Gubernur Gorontalo.

Hormati Perjuangan Buruh, Gubernur Gusnar Konsisten Temui Buruh di May Day

15 jam ago
f.ist

Warning untuk SPPG, Wagub Gorontalo; Harus Profesional dan Bertanggungjawab!

3 bulan ago
f.nn

Gubernur GI Hadiri Ramah Tamah IKA Smansa Gorontalo, Polemik Berakhir!

4 hari ago
f.hms

Pimpin Upacara Hardiknas, Ismet Mile Tekankan Mutu Pendidikan Tanggungjawab Bersama

12 menit ago

Terbaru

f.hms
Headline

Pimpin Upacara Hardiknas, Ismet Mile Tekankan Mutu Pendidikan Tanggungjawab Bersama

by NN Indonesia
2 Mei 2026
0

Bone Bolango — Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026...

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat menemui para buruh saat berdemo di Rujab Gubernur Gorontalo.

Hormati Perjuangan Buruh, Gubernur Gusnar Konsisten Temui Buruh di May Day

1 Mei 2026
Proses pembangunan jembatan perintis garuda yang dilakukan secara gotong royong oleh TNI dan masyarakat

Progres Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Pohuwato Capai 60 Persen, Dandim: Dipacu Tepat Waktu

1 Mei 2026
f.ist

Ini Jumlah Royalti yang Diterima Daerah dari Pani Gold

30 April 2026
f.hms

Gorontalo Cuan, Pani Gold Kirim 134 Kg Dore Emas ke Antam

30 April 2026
f.hms

Gusnar Ismail Lepas Jemaah Haji KORPRI Pemprov Gorontalo

30 April 2026
f.helmi

Adira Expo Tebar Promo di Kota Kotamobagu, Hadirkan Solusi Finansial Terintegrasi untuk Beragam Kebutuhan

30 April 2026
f.hms

Ekosistem Mangrove di Gorontalo Mengkhawatirkan

30 April 2026
Alvian Mato

Pemprov Bantah Tuduhan Pemkot Gorontalo

30 April 2026
Ssepu

Sesepuh dan Pendiri IKASmansa Gorontalo Buka Suara Soal Polemik Kepengurusan

29 April 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.