Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Saatnya Masyarakat Cerdas dalam Memilih Pemimpin

by NN Indonesia
8 Desember 2020
in Opini
Reading Time: 3 mins read
Dr.H.Abdul Wahid,MA

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, M.A-(Akademisi & Muballigh Makassar)

Memilih pemimpin jangan seperti “beli kucing dalam karung”, artinya masyarakat harus benar-benar mengetahui secara komprehensif siapa sosok yang paling tepat untuk memimpin daerahnya lima tahun mendatang. Kita sepakat semua paslon yang ikut dalam kontestasi Pilkada tahun ini adalah baik, akan tetapi tugas masyarakatlah untuk menyeleksi dan memilih siapa diantara mereka yang terbaik.

Sosok pemimpin yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia saat ini dan ke depan tidak hanya  pemimpin yang diyakini memiliki komitmen untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya namun lebih dari itu adalah pemimpin yang dapat mengakomodir semua kelompok yang ada di masyarakat, serta mampu menjadi fasilitator hadirnya sebuah situasi yang aman dan damai di masyarakat yang ia pimpin.

Dalam dunia politik khususnya perhelatan Pilkada, masyarakat memiliki peran ganda yakni disamping sebagai objek juga sebagai subjek. Dalam posisinya sebagai objek, masyarakatlah yang memiliki hak suara dan menentukan tingkat keterpilihan seorang paslon. Selanjutnya masyarakat sebagai subjek  artinya harus berperan aktif dan selektif dalam menentukan kualitas seorang memimpin daerah lima tahun mendatang.

Dalam perannya sebagai subjek inilah, masyarakat harus menyadari dengan betul bahwa kualitas demokrasi dan pemimpin ke depan, sangat dipengaruhi oleh sejauhmana tingkat selektifitas dan keseriusannya dalam memilih pemimpin pada hari pemungutan suara pada tanggal 9 Desember besok.

Karena itu, sudahnya saatnya masyarakat sadar bahwa selama ini mereka seakan sekadar dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Jangan gadaikan suaranya hanya karena adanya janji dan politik uang yang diberikan oleh oknum tertentu. Karena diantara potret masyarakat yang cerdas adalah mereka lebih mengedepankan rasionalitasnya dibandingkan kepentingan pragmatisnya.

Di sisi lain, masyarakat yang cerdas adalah sebuah masyarakat yang tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai ajang saling membenci apa lagi bertikai, masyarakat yang tidak mudah terprovokasi dengan berbagai isu yang bisa menghancurkan persatuan dan kedamaian.

Tipikal masyarakat sebagaimana yang telah disebutkan di atas dalam bahasa al-Qur’an disebut *_“khairul Bariyah”,_* artinya sebuah model masyarakat yang terbaik”, bermula dari pribadi-pribadi yang baik. Perwujudan masyarakat yang demikian ini yakni dalam kesehariannya senantiasa menjadikan nilai-nilai agama dan moral sebagai spirit dalam bertindak dan berinteraksi, kemudian lahirlah sikap toleran dan kemudian diikuti dengan usaha untuk menebar kebaikan dan kedamaian terhadap sesama manusia (QS. al-Bayyinah:7).

Dalam perhelatan Pilkada serentak tahun ini, hari pemungutan suara akan digelar  tinggal menghitung jam. Dalam kondisi inilah saatnya masyarakat meningkatkan keseriusannya untuk mengamati secara totalitas setiap paslon, mulai dari berbagai program kerja yang mereka tawarkan, rekam jejak paslon serta gaya politik yang diperlihatkan kepada masyarakat selama ini, minimal sejak pertama kali pendaftaran ke KPU, hingga metode kampanye dan seterusnya, apakah paslon tersebut termasuk tipikal pemimpin yang bisa mengedukasi dan mempersatukan masyarakat atau malah sebaliknya.

Apa lagi pada detik-detik terakhir ini sangat menentukan dan rawan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan politik uang atau serangan fajar dan menyebar isu yang bertujuan menjatuhkan lawan politiknya.

Memang dalam dunia politik tidak bisa dihindari adanya perbedaan, namun bukan berarti perbedaan tersebut sebagai pemicu konflik. Politik sejatinya adalah sesuatu yang baik tergantung siapa yang mengendalikannya. Jika yang mengendalikannya adalah orang baik dan tujuannya baik, maka politik tersebut dapat menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya toleransi di tengah perbedaan tersebut. Sebaliknya jika yang mengendalikannya orang yang tidak baik dan memiliki tujuan buruk, maka politik juga akan menjadi alat provokasi dan pemecah belah masyarakat.

Akhirnya, damai atau tidaknya pelaksanaan Pilkada tahun ini, di kota Makassar dan daerah lainnya di Indonesia sangat ditentukan oleh komitmen masyarakat untuk mewujudkannya. Komitmen ini ditunjukkan diantaranya dengan terus membangun komunikasi dan sinergi secara intens dengan pihak yang terkait khususnya jajaran Polri, sebab posisi Polri sebagaimana amanah UU adalah pengawal proses demokrasi agar dapat berjalan dengan aman dan damai, sesuai yang kita harapkan bersama. (*)

Tags: DemokrasiPilkada Serentak 2020
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Foto : Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E.
Daerah

Benar Orang Desa Tidak Pakai Dollar…….

18 Mei 2026
Headline

Pertemuan Trump – Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

17 Mei 2026
Next Post

UMKM Lesu, Ini Kiat dari Walikota Gorontalo

Rakornis tentang pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pemkot Gorontalo, Selasa (8/12/2020).(f-jina/NN)

Program PEN, Pemkot Gorontalo Ajukan Pinjaman Rp 300 Miliar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Tersangka digiring menuju rumah tahanan-f.hm

Kejari Kotamobagu Tahan Eks Bendahara Pengeluaran KPU Boltim

2 hari ago
Dr.H.Abdul Wahid,MA

Saatnya Masyarakat Cerdas dalam Memilih Pemimpin

6 tahun ago
ist

Musprov Kadin Gorontalo Ditunda

1 hari ago
Ketua HMI Cab. Gorontalo, Aris Setiawan. (dok. anq/nn)

Aris Setiawan Sebut Kesenjangan Ekonomi Jadi Tantangan Besar Pemilu 2024

4 tahun ago

Era Baru IAIN Gorontalo

6 bulan ago

28 Personil Polres Gorut Ikut Upacara Kenaikan Pangkat

3 tahun ago
f.hms

Gubernur Canangkan Folu Net Sink di Bone Bolango

8 bulan ago
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Gorontalo bersama Tim URC Polres Gorontalo Kota saat menggelar patroli gabungan pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 6–7 Juni 2026.

Tim URC Polda Gorontalo dan Polres Gorontalo Kota Gelar Patroli Gabungan, Antisipasi 3C dan Premanisme

3 hari ago
f.hms

Gorontalo Siap Sambut Ribuan Peserta PENAS

2 hari ago

Terbaru

f.hms
Ekonomi

Padi dengan Penerapan Teknologi Prebiotik di Boalemo Sukses

by NN Indonesia
10 Juni 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, meninjau langsung panen padi dengan penerapan teknologi...

f.hms

Ruas Jalan Asparaga Diperbaiki 

10 Juni 2026
ist

Musprov Kadin Gorontalo Ditunda

9 Juni 2026
Tersangka digiring menuju rumah tahanan-f.hm

Kejari Kotamobagu Tahan Eks Bendahara Pengeluaran KPU Boltim

8 Juni 2026
f.hms

Gorontalo Siap Sambut Ribuan Peserta PENAS

8 Juni 2026
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Gorontalo bersama Tim URC Polres Gorontalo Kota saat menggelar patroli gabungan pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 6–7 Juni 2026.

Tim URC Polda Gorontalo dan Polres Gorontalo Kota Gelar Patroli Gabungan, Antisipasi 3C dan Premanisme

8 Juni 2026
Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel.

Geram Rakyat Kerap Dituduh Lakukan PETI, Praktisi Hukum Desak Pemerintah Terbitkan IPR-WPR

6 Juni 2026
ist

Jelang Musprov Kadin Gorontalo Memanas

6 Juni 2026
Ilustrasi Layanan Pertanahan-ist

Jelang PENAS, 23 Hotel di Gorontalo Penuh

5 Juni 2026
Foto Humas Pohuwato

Tahun ini, Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak

4 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.