
NEWSNESIA.ID – Pertemuan Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Helmy Santika dan Rektor UNG, Eduart Wolok membahas sejumlah hal penting dan masih terus hangat diperbingcangkan ditengah dimasyarakat.
Salah satu isu tersebut yakni persoalan batu hitam. Kapolda ingin ada peran akademisi dalam penyelesaian kompleksitas masalah soal batu hitam.
“Terutama soal isu lingkungan, nah tentu ini dibutuhkan pandangan serta analisis dari insan akademisi, sehingga tadi sempat diskusi dengan pak rektor bagaimana kedepannya terkait hal ini bisa terwujud,” ucap Irjen Pol Helmy saat menyambangi Rektorat UNG, Senin (2/1/2023).
Sementara penuturan Rektor UNG, Eduart Wolok terkait hal tersebut tentu selaku pimpinan kampus, ia selalu siap melibatkan civitas akademika UNG jika diperlukan.
“Seperti yang bapak Kapolda bilang, permasalahan tambang selalu erat kaitannya dengan lingkungan hidup, sehingga kapanpun kami diperlukan pasti kami upayakan hadir,” jelas Eduart.
Sebelumnya pihak Polda Gorontalo sendiri telah melaksanakan FGD membahas polemik batu hitam di Suwawa yang bertujuan untuk menggali informasi dan menjembatani masyarakat, Swasta serta pemerintah.






















