Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Darurat L96T Dikalangan Generasi Muda

by NN Indonesia
15 November 2024
in Opini
Reading Time: 3 mins read

 

Oleh : Putri Rahmawaty

Fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) di Indonesia semakin terlihat, terutama di kalangan generasi muda. Data menunjukkan adanya peningkatan dukungan terhadap LGBT, terutama di kota-kota besar. Berdasarkan riset Kementerian Kesehatan Republik Indonesia beberapa tahun lalu, daerah dengan populasi kaum LGBT terbanyak yaitu di daerah jawa barat sebanyak 302 ribu orang pelaku LGBT. Posisi kedua di wilayah Jawa timur sebanyak 300 ribu orang. Urutan ketiga yaitu Jawa Barat sebanyak 218 ribu. Keempat, yaitu wilayah DKI Jakarta sebanyak 43 ribu orang yang tercatat. (Medialokal.co, 11/10/2024).

Maraknya kasus LGBT dipengaruhi oleh media sosial, globalisasi, serta kampanye hak asasi manusia yang semakin intens. Tak sedikit konten yang ditayangkan di media sosial mengandung unsur LGBT atau sekedar dukungan saja dengan menggunakan simbol-simbol mereka. Sementara, film-film tentang gay dan lesbian sudah banyak tersebar gratis di media sosial baik dari dalam maupun luar negeri. Apalagi di negara Thailand yang merupakan salah satu negara asia yang telah melegalkan pernikahan sesama jenis maupun menjadi transgender, nauzubillah. Mirisnya, banyak yang mendukung perilaku menyimpang itu bahkan sampai membela habis-habisan atas nama hak asasi manusia.

Padahal sangat jelas bahwa Allah SWT menciptakan manusia dengan kodratnya sebagai lelaki dan perempuan. Bukan homoseksual, baik gay atau lesbian. Allah SWT berfirman:

وَمِن كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kalian mengingat kebesaran Allah (TQS adz-Dzariyat [51]: 49).

Berkaitan dengan ayat ini Imam Fakhruddin ar-Raziy menyebutkan bahwa Allah telah menciptakan segala sesuatu berpasangan seperti langit berpasangan dengan bumi, musim dingin dengan musim panas, siang dengan malam, wanita pasangannya adalah lelaki, dan lelaki pasangannya adalah wanita. Demikian sebagaimana firman Allah SWT:

وَأَنَّهُۥ خَلَقَ ٱلزَّوْجَيْنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلأُنثَىٰ

Sungguh Dialah Yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan (TQS an-Najm [53]: 45).

Mengapa Generasi Muda Rentan?

Generasi muda sering kali berada dalam masa pencarian jati diri dan identitas. Di era digital ini, mereka lebih mudah terpapar budaya luar yang menganggap LGBT sebagai sesuatu yang normal. Media sosial memainkan peran penting dalam penyebaran narasi pro-LGBT melalui film, konten influencer, dan pergaulan virtual. Selain itu, adanya tekanan dari kelompok-kelompok tertentu yang mengusung kebebasan berekspresi juga menjadikan anak muda rentan mengikuti tren ini tanpa mempertimbangkan nilai agama itu sendiri. Pendidikan yang lemah mengenai nilai-nilai moral dan agama juga turut mempengaruhi.

Akar Masalah

Dari semua penyebab diatas, ternyata itu hanyalah masalah cabangnya saja. Adapun akar permasalahan perilaku menyimpang ini kian menyebar bagaikan virus menular, tidak lain dan tidak bukan adalah penerapan sistem kapitalis sekularisme hari ini yang memisahkan agama dari kehidupan. Artinya, aturan dalam agama hanya dalam persoalan ibadah mahdoh saja seperti sholat, zakat, puasa, dan haji. Selain dari itu agama tidak perlu dilibatkan. Alhasil, kekacauan demi kekacauan terjadi pada umat, liberalisme merajalela tanpa batasan syariat. Halal haram hantam. Mereka dibebaskan berbuat apa saja selagi itu membuat mereka bahagia tanpa memperhatikan itu dibolehkan dalam Islam atau tidak. Sekularisme memberikan kesempatan kepada siapa saja yang ingin mengekspresikan dirinya dengan jaminan hak asasi manusia itu sendiri. Maka tidaklah heran saat ini perilaku menyimpang itu makin menampakkan diri bahkan dengan bangganya tampil di media sosial maupun nyata.

LGBT bukan saja penyimpangan, tetapi juga ancaman kemanusiaan. Ia bisa menghambat regenerasi, amoral, menyebarkan penyakit kelamin. Sampai hari ini, kaum gay masih menjadi faktor dominan penyebaran penyakit kelamin HIV/AIDS dan kanker anus. Seperti baru-baru ini Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Karawang mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah pengidap HIV tahun ini. Salah satu penyebabnya karena hubungan Lelaki Seks Lelaki sebanyak 209 kasus (iNews Kerawang, 11/10/2024).

Tanpa mempedulikan kerusakan tersebut, hari ini Barat terus mempropagandakan LGBT ke seluruh dunia lewat media massa, film, bacaan, lagu-lagu, termasuk melalui para public figure seperti selebritis dan grup musik macam Coldplay. PBB dan berbagai perusahaan besar seperti Starbucks, Google, Facebook, dll juga mendukung gerakan LGBT global. Miliaran dolar digelontorkan untuk kampanye LGBT.

Tragisnya, di Indonesia, sebagai negeri dengan mayoritas Muslim, malah tidak ada perlindungan dari serbuan LGBT ini. Bahkan KUHP terbaru tetap tidak menyebutkan gay dan lesbian sebagai tindak kriminal. Ini kian mengeksiskan kaum LGBT dengan segala kampanye dan perilakunya. Padahal anggota dewan yang meloloskan KUHP ini mayoritas beragama Islam dan tahu keharaman LGBT. Apakah mereka tidak takut dengan dosa dan ancaman Allah karena tidak melarang perkara yang sudah jelas diharamkan Allah SWT?

Ini adalah tanda kalau sistem kapitalis demokrasi adalah lahan subur bagi tumbuh kembangnya perilaku LGBT. Keberadaan dan perilaku mereka dijamin undang-undang sehingga tidak bisa dicegah oleh siapapun. Bahkan, jika nanti KUHP versi baru dilaksanakan, ia bisa mempidanakan orang-orang yang dianggap mengganggu aktivitas kaum LGBT.

Lalu kapan umat akan sadar kalau hanya dalam Islam kehidupan mereka terlindungi sempurna? Padahal agama ini telah memiliki syariah sempurna yang akan melindungi umat manusia dari perilaku yang menyimpang. Islam jelas menolak bahkan mengancam perilaku LGBT karena bertentangan dengan fitrah manusia. Dalam Al-Quran, kisah kaum Nabi Luth menjadi peringatan keras tentang bahaya perilaku homoseksual. Nabi saw. bersabda:

مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ

Siapa saja yang menjumpai orang yang melakukan perbuatan liwath (sodomi), sebagaimana yang dilakukan oleh kaum Luth, maka bunuhlah kedua pasangan liwath tersebut (HR Abu Dawud).

Alhasil, selama umat jauh dari islam, maka sepanjang itu pula LGBT akan terus eksis dan mengancam kehidupan umat khususnya Generasi.

Wallahu’alam

Tags: L96t
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Headline

Rachmat Gobel dan Makna Pulang

19 Agustus 2026
Aiman Syakil
Ekonomi

Membuka Akses Pasar bagi Produk Pertanian Lokal

25 Juni 2026
Opini

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Next Post
f.ist

Pani Gold Project dan 5 Perusahaan Wakili Gorontalo ke Tingkat Nasional Perebutkan Paramakarya Award

Wamen Kemendagri, Bima Arya didampingi Pj. Gubernur Gorontalo, Rudi Salahuddin menyerahkan e-KTP kepada pelajar SMAN 3 Gorontalo

Kemendagri Setop Bansos Jelang Pilkada, Wamen Bima: Jangan Sampai Disalahgunakan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Juara 1 di Tingkat Provinsi, Posyandu Bone Bolango Wakili Gorontalo ke Nasional

14 jam ago

Sekum KONI Gorontalo Tuding Bendahara Kebal Hukum Hingga Punya Ordal

13 jam ago

Darurat L96T Dikalangan Generasi Muda

2 tahun ago

BI Gorontalo Pacu UMKM Lokal Berdaya Saing, Karawo hingga Olahan Laut Tembus KKI 2026

22 jam ago

Korupsi Hibah KONI Gorontalo, Kejati Tetapkan 4 Tersangka

13 jam ago
Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo saat menggelar RDP antara pihak ahli waris dan Bank BRI Limboto beberapa waktu lalu.

Dibawa LPK RI ke DPRD, Klaim Asuransi Kredit Husin Pou Rp200 Juta Diminta Segera Dituntaskan

3 hari ago
Para peserta fokus saling adu skil pada Kejurprov

Percasi Gorontalo Gelar Turnamen Kejurprov: Seleksi Atlet Menuju Kejurnas

12 jam ago

Era Baru IAIN Gorontalo

8 bulan ago

Rachmat Gobel dan Makna Pulang

3 hari ago
f.hms

Kepsek SRT 1 Boalemo Luruskan Putus Kontrak Penyedia Makanan

16 jam ago

Terbaru

Para peserta fokus saling adu skil pada Kejurprov
Olahraga

Percasi Gorontalo Gelar Turnamen Kejurprov: Seleksi Atlet Menuju Kejurnas

by Mustafa Dako
21 Agustus 2026
0

Para peserta fokus saling adu skil pada Kejurprov GORONTALO-NN– Pengurus provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Gorontalo,...

Sekum KONI Gorontalo Tuding Bendahara Kebal Hukum Hingga Punya Ordal

21 Agustus 2026

Korupsi Hibah KONI Gorontalo, Kejati Tetapkan 4 Tersangka

21 Agustus 2026

Juara 1 di Tingkat Provinsi, Posyandu Bone Bolango Wakili Gorontalo ke Nasional

21 Agustus 2026
f.hms

Kepsek SRT 1 Boalemo Luruskan Putus Kontrak Penyedia Makanan

21 Agustus 2026

Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari

21 Agustus 2026

BI Gorontalo Pacu UMKM Lokal Berdaya Saing, Karawo hingga Olahan Laut Tembus KKI 2026

21 Agustus 2026

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

20 Agustus 2026

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

20 Agustus 2026
Hendra Saputra Koniyo (HSK)

Gagas “Jembatan Ekonomi” Jakarta–Gorontalo, Hendra Saputra Koniyo Buka Jalan Pengusaha Lokal ke Pasar Nasional

19 Agustus 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.