
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo melakukan kunjungan kerja sekaligus konsultasi ke Dinas Tenaga Kerja, Energi Sumber Daya Mineral, dan Transmigrasi (Disnakertrans ESDM) Provinsi Gorontalo, Selasa (15/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka membahas sejumlah persoalan terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Boalemo.
Selain membahas ketersediaan dan distribusi BBM bersubsidi, rombongan DPRD Kabupaten Boalemo turut melakukan konsultasi mengenai penerapan sistem atau aplikasi antrean digital, serta usulan penambahan kuota BBM bersubsidi guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kunjungan kerja tersebut diterima oleh Sekretaris Disnakertrans ESDM Provinsi Gorontalo, Ivonela R. Larekeng, S.Hut., M.Kes., bersama Kepala Bidang Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Yunan Helmi Pateda, S.H.
Dalam pertemuan tersebut, pihak DPRD Kabupaten Boalemo menyampaikan berbagai aspirasi dan permasalahan yang berkaitan dengan ketersediaan BBM bersubsidi di wilayahnya. Kelangkaan BBM dinilai perlu mendapat perhatian serius karena dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, pelaku usaha, serta sektor transportasi.
Salah satu hal yang menjadi pembahasan adalah pemanfaatan sistem atau aplikasi antrean digital. Penerapan sistem ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatur distribusi BBM bersubsidi secara lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Selain itu, konsultasi juga membahas kemungkinan penambahan kuota BBM bersubsidi untuk Kabupaten Boalemo, dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kondisi distribusi BBM di lapangan.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin koordinasi yang lebih baik antara DPRD Kabupaten Boalemo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mencari solusi atas persoalan kelangkaan BBM bersubsidi.
Disnakertrans ESDM Provinsi Gorontalo terus berkomitmen mendukung upaya koordinasi dan sinergi antarlembaga dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dan pengawasan sektor energi di Provinsi Gorontalo.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam mendorong langkah-langkah strategis guna mewujudkan ketersediaan BBM bersubsidi yang lebih lancar, tertib, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.




















