
NEWSNESIA.ID, Makassar — Kondisi penyaluran BBM di sejumlah SPBU Kota Makassar mulai berangsur kondusif. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan stakeholder terkait terus memperkuat suplai, distribusi, serta pelayanan untuk mengurai antrean di lapangan.
Penguatan dilakukan menyusul meningkatnya permintaan BBM subsidi, khususnya Pertalite, dalam beberapa waktu terakhir. Pertamina menyebut peningkatan tersebut turut dipengaruhi pergeseran permintaan dari BBM Non Subsidi ke BBM Subsidi serta beredarnya informasi yang menimbulkan keresahan di masyarakat.
Untuk menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina meningkatkan penerimaan BBM dari kapal ke depot dan menambah 17 mobil tangki guna memperkuat distribusi. Operasional penyaluran dari depot juga diperpanjang dengan tambahan jam operasional agar pasokan lebih cepat diterima lembaga penyalur.
Penguatan juga dilakukan di sisi pelayanan. Sejumlah SPBU menambah jam operasional dan melakukan rekonfigurasi jalur dengan menyediakan jalur khusus Pertalite. Pertamina turut mengoperasikan SPBU Modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) sebagai titik layanan tambahan bagi masyarakat.
Sementara itu, pengaturan pelayanan di lapangan dilakukan melalui penerapan sistem ganjil-genap sesuai arahan Dinas ESDM. Pertamina bersama Satgas Daerah dan aparat penegak hukum terus melakukan pemantauan dan pengamanan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan.
Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan sinergi pemerintah daerah dan seluruh stakeholder berperan penting dalam menjaga kelancaran penyaluran energi.
“Kami mengapresiasi dukungan dan sinergi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama seluruh stakeholder dalam menangani dinamika penyaluran BBM di Makassar. Berbagai langkah telah kami lakukan, mulai dari penguatan suplai dan distribusi, penambahan jam operasional SPBU, rekonfigurasi jalur pelayanan, hingga penambahan titik layanan melalui SPBU Modular,” ujar Okky.
Ia mengatakan kondisi di sejumlah SPBU pada Minggu (13/9/2026) telah mulai kondusif. Meski demikian, pemantauan dan evaluasi tetap dilakukan untuk menyesuaikan langkah penanganan dengan perkembangan di lapangan.
Selain BBM, Pertamina memastikan penyaluran LPG 3 kilogram di Makassar dan sekitarnya tetap berjalan. Untuk menjaga ketersediaan, distribusi LPG 3 kilogram ditambah melalui extra dropping sebesar 50 persen dari rata-rata penyaluran normal harian.
Pertamina bersama Pemprov Sulsel, Satgas Daerah, dan aparat penegak hukum akan terus mengevaluasi kondisi penyaluran BBM dan LPG. Masyarakat juga diimbau membeli energi sesuai kebutuhan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.(NN-07)





















