
GORONTALO-NN– Tak mudah tentu apa yang dilakukan Fadliyanto Koem. Dia mundur dari posisinya yang sangat strategis dan jadi incaran banyak orang, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo.. Tentu, keputusan berat itu diambil karena ada hal besar yang dipertaruhkan.
Sebagaimana yang dikatakan Fadliyanto Koem saat diwawancarai newsnesia.id, Ahad 14 Juli 2024, bahwa dirinya mundur atas aspirasi sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Gorontalo untuk maju di Pilkada 2024. Bukan saja mundur dari komisioner, tapi dia juga akan mundur dari statusnya sebagai ASN.
“Saya mundur, karena ada aspirasi tokoh masyarakat untuk ikut kontestasi Pilkada di Kabupaten Gorontalo 2024,” ujar Fadliyanto Koem, yang juga masih berstatus ASN di IAIN Sultan Amai Gorontalo ini.
Fadliyanto Koem dikenal sebagai tokoh didunia penyelenggara Pemilu di Provinsi Gorontalo. Karirnya di KPU terbilang baik dengan track record positif. Mulai dari KPU Kabupaten Gorontalo Utara selama dua periode, kemudian berlanjut di KPU Provinsi Gorontalo dan telah memasuki dua periode dan menjabat sebagai Ketua KPU.
Tentu niat baik Fadliyanto Koem tersebut patut diapresiasi. Mengingat, apa yang dia tinggalkan lebih dari cukup jika untuk memenuhi kebutuhannya. Namun, karena ada hal yang lebih besar yang harus diperjuangkan demi kemaslahatan banyak orang, maka itu dia tinggalkan.
Niatnya maju Pilkada Kabupaten Gorontalo tentu sebagia bentuk pengabdian dan menjawab kebutuhan sebagian besar masyarakat Kabupaten Gorontalo yang ingin adanya perubahan besar di kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di wilayah Provinsi Gorontalo.
Sejumlah kalangan menilai apa yang dilakukan Fadliyanto Koem, merupakan langkah paling berani di Gorontalo. (NN)





















