
POHUWATO-NN– Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pohuwato melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir.
Hal itu mengingat saat ini, khususnya di Pohuwato, intensitas hujan cukup tinggi. Berdasarkan rilis resmi Pohuwato melalui Kepala Pelaksana, Abdulmuthalib Dunggio, longsor terjadi di ruas Jalan Trans Taluditi, tepatnya di Desa Panca Karsa II seputaran Puskesmas Panca Karsa II.
Longsor itu sempat menutup akses jalan sehingga kendaraan tidak bisa melintas.
“Iya, akibat longsor itu menimbulkan kemacetan karena kendaraan roda dua dan roda empat di titik Jalan Trans Taluditi Desa Panca Karsa I (Perkebunan Sawit), Jalan Trans Taluditi Desa Panca Karsa II (Perkebunan Sawit), dan di depan PKM Panca Karsa I,”terang Abdulmuthalib, Rabu (10/09/2025).
Selain longsor, banjir juga merendam sejumlah desa. Untuk Kecamatan Taluditi, Desa Malango dan Desa PK I terdampak banjir dengan total 159 kepala keluarga (KK) atau 544 jiwa.
Sementara di Kecamatan Wanggarasi, banjir terjadi di Desa Tuweya, Desa Bohusami, dan Desa Bukit Harapan. Adapun di Kecamatan Lemito, banjir melanda Desa Lemito.
Lebih lanjut ia menuturkan, akses jalan yang sempat tertutup longsor kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, setelah dilakukan pembersihan material longsoran menggunakan excavator dengan bantuan TNI/Polri dan masyarakat setempat pada malam hari saat kejadian.
“Untuk banjir, hasil pantauan menunjukkan kondisi air sudah berangsur surut,”jelasnya.
Sampai dengan saat ini, BPBD masih merampungkan data jumlah warga dan infrastruktur yang terdampak di tiga wilayah tersebut.(Mus)





















