Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Kapitalisme Digital: Mesin Perusak Mental Generasi Indonesia

by NN Indonesia
8 Desember 2025
in Opini
Reading Time: 4 mins read


Oleh : Fitriyah Hanifah/Aktivis Muslimah

Penggunaan ponsel pintar di Indonesia semakin masif dari hari ke hari. Melansir data statisik dari data.goodstats.id, jumlah pengguna ponsel pintar di Indonesia cenderung naik dari tahun ke tahun.

Jika pada tahun 2015 jumlahnya tidak sampai 60 juta pengguna, di tahun 2023, sewindu kemudian, jumlahnya melonjak drastis hingga mencapai lebih dari 180 juta pengguna.

Melansir prioridata.com, jumlah pengguna ponsel pintar di Indonesia saat ini mencapai 187 juta, berada di urutan keempat sebagai negara dengan pengguna ponsel pintar terbanyak di dunia setelah China, India, dan Amerika yang berada di urutan pertama, kedua, dan ketiga.

Namun jika dilihat dari persentase penetrasi ponsel pintar, Indonesia memiliki persentase penetrasi yang sama dengan China. Jika dilihat dari kategori usia, di seluruh dunia, pengguna internet yang paling lama aktif di dunia maya adalah Gen Z yang berusia 16-24 tahun yang rata-rata menghabiskan sekitar 7 jam setiap hari untuk eksis di dunia maya.

Melalui berbagai tes seperti uji daya ingat, tes ketajaman fokus, tes kecemasan, dan indeks prestasi, para peneliti menemukan beberapa efek negatif dari penggunaan ponsel pintar dan internet yang ekstensif.

Dampak negatif ini meliputi adiksi gawai, kecemasan jika tidak memegang gawai, fear of missing out (FOMO), penurunan indeks prestasi, dan yang terbaru adalah risiko gangguan Digital Dementia yang merujuk pada fenomena menurunnya fungsi kognitif karena terlalu sering bergantung pada teknologi seperti ponsel pintar dan internet. Penggunaan teman Medsos dan AI bisa berdampak buruk bagi remaja yang kesepian dan rentan.

Pada Februari 2024, seorang remaja berusia 14 tahun di Florida, Amerika Serikat, meninggal secara tragis setelah chatbot Character.AI mendorongnya bertindak berdasarkan pikirannya untuk bunuh diri.

Dampak Media Digital Dalam Sistem Kapitalsime
Era digital telah mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan menghabiskan waktu. Meskipun teknologi membawa banyak manfaat, ada beberapa dampak negatif yang perlu diperhatikan:

Pertama, Tekanan Sosial Media Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Namun, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan perasaan tidak aman, kecemasan, dan depresi. Banyak orang merasa tertekan untuk selalu tampil sempurna di media sosial, yang dapat memicu perbandingan sosial yang tidak sehat.

Kedua, Ketergantungan pada Teknologi Ketergantungan pada gadget dan internet dapat mengganggu keseimbangan hidup. Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar, yang dapat mengurangi waktu untuk beristirahat, berinteraksi secara langsung, atau melakukan aktivitas fisik.

Ketiga, Paparan Informasi Berlebihan Di era digital, informasi dapat diakses dengan mudah dan cepat. Namun, paparan informasi yang berlebihan, terutama yang bersifat negatif, dapat menyebabkan kecemasan dan stres. Misalnya, berita tentang bencana alam, konflik, atau krisis kesehatan dapat memengaruhi kondisi mental seseorang.

Keempat, Isolasi Sosial Meskipun teknologi memudahkan komunikasi, penggunaan yang berlebihan justru dapat menyebabkan isolasi sosial. Banyak orang lebih memilih berinteraksi secara online daripada bertemu langsung, yang dapat mengurangi kedekatan emosional dan dukungan sosial.

Negara dalam sistem ini di-setting untuk bertindak sebagai regulator semata. Alhasil, prinsip kebebasan yang diagungkan bisa benar-benar dijalankan pada semua aspek kehidupan. Lalu sejalan dengan prinsip kapitalisme, negara dikelola dengan paradigma perusahaan hingga perhitungan-perhitungan bisnis pun begitu kental.

Dengan paradigma seperti itu, semua kebijakan yang dikeluarkan para penguasa—termasuk menyangkut ruang digital—nyaris selalu berporos pada satu kepentingan, yakni kepentingan ekonomi alias materi bagi kaum oligarki. Sementara itu, pertimbangan yang bersifat moral, nilai kemanusiaan, apalagi nilai ruhiah, siap-siap disingkirkan.

Oleh karena itu, jangan harap negara berparadigma sekuler kapitalistik ini akan memiliki visi penyelamatan generasi yang kebijakan-kebijakannya semata ditujukan untuk kebaikan generasi. Negara justru terbukti gagal menjadi perisai penjaga bagi kalangan generasi.

Bahkan, semua sistem aturan yang diterapkannya malah membuka lebar pintu kerusakan di berbagai aspek kehidupan generasi. Wajar jika profil generasi muda hari ini jauh dari profil generasi tangguh yang siap jadi trend setter peradaban, apalagi bervisi menjadi pemimpin tertinggi.

Islam, Support System Generasi Terbaik
Islam sendiri sejatinya tidak anti pada kemajuan teknologi, termasuk bidang digitalisasi. Namun dalam Islam, teknologi adalah wasilah untuk mempermudah kehidupan, sedangkan pengembangannya didedikasikan hanya demi kemuliaan agama dan umat Islam dengan basis akidah dan hukum-hukum syarak.

Negara dalam Islam, yakni sistem Khilafah, bahkan berperan aktif dalam pengembangan teknologi tercanggih dalam kerangka pelaksanaan tupoksinya sebagai raa’in (pengatur) sekaligus junnah (penjaga) umat. Dua fungsi inilah yang menunjukkan bahwa Khilafah justru hadir untuk menyelamatkan generasi, termasuk di ruang digital, yang semuanya hanya bisa mewujud melalui penerapan syariat Islam secara kaffah pada seluruh aspek kehidupan.

Terlebih dalam Islam terdapat beberapa perlindungan yang menjamin lahirnya generasi pemimpin arsitek peradaban cemerlang. Pertama berupa benteng ketakwaan yang inheren ada pada dirinya sendiri, antara lain diperoleh melalui ajaran tentang akidah dan moral, serta sebagai dampak penerapan sistem pendidikan berbasis akidah, serta pengajaran dan dakwah Islam, dan lainnya.

Kedua berupa keluarga yang kokoh, baik struktur dan fungsinya, serta yang ketiga berupa masyarakat yang memberi lingkungan kondusif dengan tradisi amar makruf nahi mungkar yang sangat kental. Poin yang pertama dan kedua ini niscaya muncul karena dukungan penerapan syariat, seperti sistem ekonomi yang adil dan menyejahterakan, sistem keuangan negara (baitulmal) yang kuat dan berkesinambungan, sistem sosial yang agung dan menjaga masyarakat dari keburukan, sistem hukum yang mengeliminasi kemaksiatan dan kriminalitas, serta sistem media massa yang mencegah penyebaran keburukan, dan lainnya.

Adapun poin terakhir adalah keberadaan negara yang menjadi support system yang utuh dan menyeluruh bagi terwujudnya seluruh perlindungan lainnya. Caranya adalah dengan menerapkan seluruh syariat Islam secara praktis dalam seluruh peri kehidupan masyarakat, tidak terkecuali di ruang digital.

Khilafah bahkan meniscayakan penggunaan ruang digital sebagai sarana pendidikan dan penguat dakwah, sekaligus alat propaganda untuk menunjukkan kekuatan negara di hadapan negara-negara luar.

Oleh karenanya, Khilafah akan memastikan tidak ada satu pihak pun yang berani mendatangkan kemudaratan dengan mengawasi konten media (hanya boleh yang sesuai Islam) dan memberi sanksi bagi yang mem-posting tayangan yang tidak islami. Membatasi medsos yang boleh ada dalam Khilafah, tidak semua medsos boleh ada dalam khilafah, membatasi usia generasi yang boleh mengakses medsos, dan mengatur penggunaan AI agar tidak berdampak buruk pada generasi.

Hal ini tentu menuntut independensi dan kekuatan dalam berbagai aspek, termasuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di berbagai bidang. Semua ini sejalan dengan fakta Khilafah sebagai negara yang memiliki visi global, yakni sebagai pengemban risalah Islam yang wajib menyebarkan dakwah ke seluruh alam, sekaligus bervisi memimpin peradaban cemerlang yang mengharuskan Khilafah selalu terdepan dalam segala hal. Wallahu’alam bishawab.(*)

Tags: Kapitalisme digital
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Headline

Jangan Asal Unik: Ketika Nama Layanan Publik Mempertaruhkan Reputasi

25 Agustus 2026
Headline

Rachmat Gobel dan Makna Pulang

19 Agustus 2026
Aiman Syakil
Ekonomi

Membuka Akses Pasar bagi Produk Pertanian Lokal

25 Juni 2026
Next Post
Kepala Kantah Kota Gorontalo Kusno Katili saat menerima penghargaan predikat WBK di Rakernas

Bikin Bangga! Kantor Pertanahan Kota Gorontalo Sabet Predikat WBK pada Rapat Kerja Nasional 2025

Kantah Kota Goronralo ikut berkontribusi dalam agenda Rapat

Kantor Pertanahan Kota Gorontalo Berkontribusi dalam Rapat Kerja Nasional Kementerian ATR/BPN Tahun 2025

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Kapitalisme Digital: Mesin Perusak Mental Generasi Indonesia

9 bulan ago
f.hms

Di Sela Kunjungan Tim Nasional Zona Integritas Kemenpan RB, Najamuddin Silaturahmi dengan Rektor UIN Sultan Amai Gorontalo

2 hari ago

Sembako Rp271 Ribu Cukup Ditebus Rp95 Ribu, Warga Serbu Pasar Murah Pemprov Gorontalo

1 hari ago
Salah satu gerai Alfamart di Duhiadaa, Pohuwato, Gorontalo

Diduga Nunggak Pembayaran Sewa Tanah, Pemilik Bakal Tutup Sementara Gerai Alfamart di Duhiadaa

2 hari ago
Penyerahan bantuan motor tiga roda oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawedi di kelurahan Kolakaasi, Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara.

Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengelolaan Sampah di Kolakaasi, Serahkan Motor Tiga Roda

2 hari ago
Disnaker ESDM dan Transmigrasi

Disnakertrans Maksimalkan Keikutsertaaan Gorontalo Karnaval Karawo 2026

1 hari ago
ASN Pengelola Keuangan Disnaker ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo ikuti bimtek yang diselenggarakan oleh Badan Keuangan Provinsi Gorontalo.

Tingkatkan Kapasitas, ASN Pengelola Keuangan Dinas Tenaga Kerja ESDM Transmigrasi Ikuti Bimtek

1 hari ago
F.hms

Gubernur Sesalkan UPT Ashaj Gorontalo Tolak Dana SBSN Rp 68,25 Miliar

12 jam ago
Foto: hms

Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo Perkuat Pembangunan Zona Integritas melalui Manajemen Perubahan

2 hari ago
f.hms

Realisasi APBD Gorontalo Triwulan II Rp 4,9 Triliun

14 jam ago

Terbaru

F.hms
Headline

Gubernur Sesalkan UPT Ashaj Gorontalo Tolak Dana SBSN Rp 68,25 Miliar

by NN Indonesia
28 Agustus 2026
0

F.hms NN, GORONTALO- UPT Asrama Haji Gorontalo menolak penambahan dana SBSN sebesar Rp 68,25 miliar untuk pembangunan...

f.hms

Realisasi APBD Gorontalo Triwulan II Rp 4,9 Triliun

28 Agustus 2026
Wabup Iwan Adam beri penghargaan kepada SDN 06 Lemito lolos seleksi tahap 1 dan tahap 2 program "Sahabat Sekolah Dasar Tahun 2026"

SDN 06 Lemito Jadi Wakil Gorontalo pada Sahabat Sekolah Dasar 2026, Pemkab Beri Apresiasi

27 Agustus 2026
Foto humas

Pemkab Pohuwato – DPRD Tandatangani Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027

27 Agustus 2026
Kadis Naker ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo Wardoyo Mansur Pongoliu saat menghadiri Mou Pemprov Gorontalo dengan Kejaksaan Tinggi.

Kadis Naker ESDM Transmigrasi Gorontalo Hadiri Penandatanganan Nota Kesepakatan dengan Kejati

27 Agustus 2026

Sembako Rp271 Ribu Cukup Ditebus Rp95 Ribu, Warga Serbu Pasar Murah Pemprov Gorontalo

27 Agustus 2026
ASN Pengelola Keuangan Disnaker ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo ikuti bimtek yang diselenggarakan oleh Badan Keuangan Provinsi Gorontalo.

Tingkatkan Kapasitas, ASN Pengelola Keuangan Dinas Tenaga Kerja ESDM Transmigrasi Ikuti Bimtek

27 Agustus 2026
Disnaker ESDM dan Transmigrasi

Disnakertrans Maksimalkan Keikutsertaaan Gorontalo Karnaval Karawo 2026

27 Agustus 2026
f.hms

Di Sela Kunjungan Tim Nasional Zona Integritas Kemenpan RB, Najamuddin Silaturahmi dengan Rektor UIN Sultan Amai Gorontalo

27 Agustus 2026
f.hms

Gorontalo Half Marathon Tahun ini Dirancang Lebih Spektakuler

26 Agustus 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.