
NN, GORONTALO– Komisi I DPRD mendorong Dinas Kominfo dan Statistik untuk tambahan anggaran kepada Komisi Informasi Provinsi (KIP) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID).
Dua lembaga bentukan undang-undang itu disebut tidak layak hanya menerima anggaran operasional Rp100 jutaan per tahun. Hal ini disampaikan pada rapat kerja Komisi I DPRD dengan Dinas Kominfo dan Statistik, Senin (11/5/2026)
Komisi I meyakini kehadiran Mohamad Trizal Entengo sebagai Kadis Kominfotik bisa lebih terbuka dan komunikatif dengan semua pihak. Masalah keterbatasan anggaran bisa dikomunikasikan agar eksistensi KPID dan KIP bisa berjalan baik.
“Insyaallah di masa pak kadis bisa mencarikan solusi. KIP dan KPID dari tahun tahun kemarin agak dipersulit anggarannya. Masa kok KIP dengan KPID 100 juta,” kata Fikram Salilama.
Hal senada disampaikan anggota Komisi I Ramdan Liputo. Ia berharap masalah kekurangan anggaran KPID dan KIP bisa didorong melalui mekanisme dewan.
“Kalau bisa Pak Ketua, rapat hari ini kita bikinkan notulensi. Kita menyurat ke pimpinan dewan untuk bisa dibahas di Badan Anggaran,” kata Ramdan.
Di tempat yang sama, Kadis Kominfotik Trizal Entengo menyambut baik rapat perdananya bersama Komisi I. Sebagai penabat yang baru empat hari dilantik, ia berjanji akan mengidentifikasi semua masalah dan mencarikan upaya terbaik bagi semua pihak.
“Saya baru sekitar empat hari jadi kadis pak, tapi saya sudah saya coba inventarisir semua masalah untuk dicarikan solusinya. Saya syukuri adalah Komisi I sangat mendukung agar KPID dan KIP ini bisa semakin baik ke depan,” jelas Trizal.
Rapat Komisi I dengan Dinas Kominfotik menghadirkan Komisioner KPID dan KIP. Kadis Trizal hadir didampingi Kabid Pengelola Informasi dan Saluran Komunikasi Publik (PISKP) Leisyawati Ali.(rls/NN)


















