
NEWSNESIA.ID – HMI Cabang Gorontalo menggelar aksi demo di Gedung DPRD Kota Gorontalo, Senin (31/10/2022).
Para mahasiswa membawa sejumlah tuntutan progres pembangunan Kota Gorontalo, pengelolaan dana PEN, hingga dampak ke para pedagang selama masa pembangunan.
Anggota DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa yang menerima massa aksi mengatakan bahwa seluruh tuntutan mahasiswa telah dicatat pihaknya.
“Pembangunan menggunakan dana PEN ini kan batasnya sampai desember, jadi masih ada waktu,” ungkap Irwan.
Meski demikian, legislator Golkar itu juga menegaskan akan mendesak seluruh pihak untuk mengebut seluruh proyek-proyek yang tengah dikerjakan.
“Utananya pihak Dinas PUPR ke para kontraktor, kita akan desak agar proyek-proyek ini bisa segera selesai,” tegasnya.
Selain soal pembangunan, Irwan juga mengaminkan tuntutan mahasiswa HMI Cab. Gorontalo agar memperhatikan kondisi pedagang yang terdampak pembangunan.
“Saya memang melihat beberapa pedagang yang terdampak proyek banyak yang nyaris gulung tikar, ini juga akan kami kawal bagaimana mereka bisa dapat bantuan modal usaha,” kata Irwan.
Terakhir Aleg Irwan meminta semua pihak bisa bersabar sedikit soal progres pembangunan Kota Gorontalo yang tengah berjalan.
“Sebab bila pembangunan semuanya rampung, multiefeknya luas biasa bakal dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
Usia diterima DPRD Kota Gorontalo, massa aksi HMI meninggalkan lokasi aksi dengan damai.





















