
NEWSNESIA.ID (BOALEMO) – Tak ingin menyia-nyiakan waktu, Bupati Boalemo Rum Pagau bersama Wakil Bupati Lahmuddin Hambali begitu pulang dari Jakarta, langsung bergerak cepat mengimplementasikan program janji kampanye.
Itu setelah keduanya menjalani pelantikan serentak oleh Presiden Prabowo, dan retret bertempat di Mako RINDAM IV Diponegoro, Magelang, Jawa Tengah.
Keduanya pun kini mulai memastikan satu per satu jalannya program dan visi misi yang sudah dicanangkan. Salah satunya merintis kembali kerja sama yang wujudkan lewat penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo bersama PT. Pelindo Regional IV Makassar dalam waktu dekat.
Kerjasama ini serangkaian implementasi program pengembangan Pelabuhan Tilamuta sebagai pusat jasa pelayaran antar daerah, dan jadi pintu gerbang ekonomi masyarakat Boalemo. Sebab, begitu Pelabuhan Tilamuta sudah memadai dengan melayani akses nasional, otomatis dampaknya bisa dirasakan masyarakat luas. Misalnya, pengangkutan hasil komiditi pertanian, perkebunan dan kelautan akan relative mudah dan menguntungkan petani maupun nelayan.
Wujud keseriusan ini, Bupati Rum Pagau jauh sebelumnya sempat mengadakan pertemuan bersama Direktur Excekutif PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional IV Makassar, Abdul Azis pada Januari 2025 lalu. Rencana kerjasama ini pun menuai restu PT. Pelindo Regional IV Makassar dengan memberikan suport bagi pemerintah Kabupaten Boalemo.
Bupati Boalemo Rum Pagau mengatakan, keberadaan Pelabuhan Tilamuta sampai saat ini jadi infrastruktur strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakatnya.
“Di Gorontalo sendiri ada pabrik gula, pabrik kelapa sawit, pabrik minyak goreng, hasil komoditi jagung dan akan berdatangan lagi investasi lain. Sehingga, Pelabuhan Tilamuta diharapkan jadi pendukung akses pengangkutan,” terang Rum Pagau.
Selama ini kata Rum Pagau, komoditas pertanian dan perkebunan di Boalemo lebih banyak diangkut keluar melalui Pelabuhan Anggrek di Kabupaten Gorontalo Utara.
“Kalau fasilitas Pelabuhan Tilamuta sudah memadai, otomatis semua komoditas pertanian, perkebunan hingga hasil kelautan lebih mudah diangkut hingga menjangkau pasar global. Dengan begitu pendapatan masyarakat semakin meningkat,” tandas tokoh pemimpin dijuluki Panglima Pembangunan Boalemo tersebut.(nn)






















