
NEWSNESIA.ID (BOALEMO) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boalemo menggelar Pelatihan Konseling Menyusui (End User) di Amaris Hotel, Kota Gorontalo, Senin (17/11/2025).
Pelatihan ini bekerjasama Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar, berlangsung sampai 22 November 2025 dan diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Boalemo.
Kepala Dinas Kesehatan Boalemo, Sutriyani Lumula menjelaskan, pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, terutama petugas gizi dan bidan, dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada para ibu.
“Melalui pelatihan konseling menyusui ini, kami berharap pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan semakin meningkat, khususnya dalam memberikan edukasi kepada ibu dan keluarganya. Dengan begitu, seluruh ibu bersalin dapat memberikan ASI secara optimal bagi bayinya,” ujar Sutriyani.
Sutriyani menegaskan bahwa peningkatan kemampuan konselor menyusui merupakan salah satu strategi penting dalam mendorong capaian ASI eksklusif di Kabupaten Boalemo. ASI eksklusif dinilai menjadi faktor kunci untuk memastikan bayi mendapatkan nutrisi terbaik sejak awal kelahiran.
Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya besar Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam mengakselerasi perbaikan gizi dan menekan potensi masalah kesehatan pada bayi.
Menurut dia, optimalnya praktik menyusui, didukung konseling yang benar dari tenaga kesehatan, akan berdampak langsung pada penurunan kasus stunting di daerah.
“Dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai, nakes dapat membantu memastikan bayi mendapatkan asupan gizi yang tepat melalui ASI. Dampak akhirnya adalah penurunan angka stunting di Boalemo,” jelas Sutriyani Lumula.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Dinas Kesehatan Boalemo dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting sebagai prioritas pembangunan daerah.(nn)



















