
NEWSNESIA.ID, GORUT – Mengawali hari kerja di awal Tahun 2022, Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu melakukan kunjungan kerja (kunker) di dua kecamatan yakni Kecamatan Kwandang dan Kecamatan Atinggola.
Dalam kunjungannya di dua kecamatan tersebut Thariq menyampaikan beberapa hal yaitu menekankan pendapatan asli daerah, memperkenalkan atau mensosialisasikan pendamping ceria dan juga memperkenalkan aplikasi ceria.
“Jadi untuk meningkatkan PAD sesuai dengan hasil evaluasi BPK, upaya-upaya ini yang kita lakukan untuk menindaklanjuti dari temuan. Sehingga Kecamatan Kwandang dan Kecamatan Atinggola ini sudah memperoleh informasi awal tentang langkah-langkah yang akan ditempuh oleh pemerintah daerah dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” Kata Thariq, Senin (3/1/2022).
Pada kesempatan yang sama juga Thariq mensosialisasikan pendamping ceria yang sudah direkrut tahun kemarin dan sudah sementara bekerja melakukan pendataan.
“Agar pendamping ceria ini benar-benar bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa maupun Kecamatan. Baik dalam perencanaan pembangunan desa, pembangunan keluarga, dan lebih-lebih dalam hal pengelolaan data bantuan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kemudian Thariq juga memperkenalkan aplikasi ceria saat ini dalam tahap proses penginputan data bantuan.
“Sehingga dengan aplikasi ini bahwa, seluruh kita memastikan ada keadilan bagi masyarakat. Karena kita bisa langsung mendeteksi penerima bantuan yang sudah berjalan selama ini sejak terbentuknya Gorut. Itu kami data oleh pendamping ceria ke dalam sistem ini, tentu ini dilaksanakan secara bertahap oleh pendamping ceria, karena mereka harus menginput seluruh data bantuan memastikan keadilan dalam pemberian bantuan dan juga bisa memudahkan akses publik. Agar publik atau pemerintah daerah juga bisa melakukan akses terhadap sistem data sistem informasi,” jelasnya.
Oleh karena itu, Thariq berharap agar terjadi sinergitas antara pendamping ceria dengan pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan dan juga pendamping yang lain dalam hal terutama untuk pengolahan data keluarga dan juga penginputan aplikasi ceria yang akan menampilkan berbagai data-data melalui sistem informasi.
“Tentu saja pekerjaan ini tidak ringan, karena ini adalah terobosan yang menurut kami program pertama atau sistem informasi pertama di Indonesia yang menyajikan data bantuan secara online dengan sistem pengolahan data terpadu seperti ini,” ujarnya.
“Kami berharap, aplikasi ini sudah bisa di lauching, sesuai rencana pada pertengahan Januari ini bisa di lauching. Oleh karena itu kami pacu di seluruh kecamatan yang sudah memiliki pendamping ceria tahun lalu di lima kecamatan. Dan tahun depan Insya Allah di semua kecamatan sudah bisa terbentuk dan perekrutan pendamping ceria, sehingga sistem informasi atau aplikasi ceria ini sudah bisa maksimal sebagai salah satu sistem informasi data keluarga dan pembangunan keluarga di Gorontalo Utara,” tandasnya.(adv/rol)






















