
NEWSNESIA.ID, BUTENG – Pejabat (Pj) Bupati Buton Tengah, Muhammad Yusup mengajak seluruh bidan di Kabupaten Buton Tengah untuk mengatasi masalah stunting.
Hal ini disampaikan pada Kamis (05/01/2023) kemarin, saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ke-1 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tingkat Buton Tengah di Gedung Azzahra.
Muhammad Yusup meminta, kepada para bidan untuk bersama-sama menurunkan angka stunting di Buton Tengah, yang saat ini mencapai puncak tertinggi ke dua di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Menurutnya, Pencegahan stunting itu harus dilakukan sejak dini, sejak dari fase mengandung dan harus selalu dibarengi dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi.
“Dengan rapat kerja ini saya harapkan bisa mengambil langkah-langkah dan metode seperti apa sehingga nantinya angka stunting di Buton Tengah ini bisa turun. Peran bidan sangat kami harapkan,” kata Muhammad Yusup, Jumat 6 Januari 2023.
Orang nimor satu di Buton Tengah ini juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna menekan kenaikan angka stunting.
“Saya fokus untuk menurunkan angka stunting di Buton Tengah ini karena ini menyangkut kader-kader kita, anak cucu kita kedepan. Tentu kita tidak menginginkan keturunan kita menjadi orang yang stunting,” ucap Muhammad Yusup.
Olehnya itu, bidan secara langsung telah menjadi pengawal bagi terciptanya generasi yang sehat, unggul dan berkualitas serta mencuptakan kader-kader yang potensial.
“Saya mengapresiasi bidan-bidan yang telah berpartisipasi dalam memberikan pelayanan kebidanan secara umum dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi,” pungkas Muhammad Yusup.
Untuk itu, ia berharap kepada para bidan agar melaksanakan tugas dan kewajibanya secara profesional, serta tidak melakukan hal-hal yang berlawanan dengan hukum seperti melayani aborsi.
Penulis: Aryani fitriana























