Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Degradasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Gorontalo dalam Perspektif Ekologi Politik

by Editor
14 Desember 2025
in Opini
Reading Time: 2 mins read
Atiek Pratiwi Razak

 

 

Degradasi ekosistem mangrove di wilayah pesisir Gorontalo merupakan persoalan ekologis yang tidak dapat dipisahkan dari dinamika sosial, ekonomi, dan politik dalam pengelolaan sumber daya pesisir.

Mangrove memiliki fungsi ekologis yang sangat penting, antara lain sebagai pelindung garis pantai dari abrasi, habitat pembesaran (nursery ground) bagi berbagai jenis biota laut, serta penyerap karbon yang efektif.

Namun, dalam beberapa dekade terakhir, keberadaan mangrove di pesisir Gorontalo terus mengalami penurunan luas dan kualitas akibat tekanan aktivitas manusia yang semakin intensif.

Dari sudut pandang ekologi politik, degradasi mangrove tidak semata-mata disebabkan oleh faktor alam, melainkan oleh relasi kuasa dalam pemanfaatan ruang pesisir.

Alih fungsi lahan mangrove menjadi tambak, permukiman, dan infrastruktur ekonomi sering kali dilegitimasi oleh kebijakan pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi jangka pendek.

Dalam praktiknya, kebijakan tersebut cenderung mengabaikan daya dukung lingkungan serta hak masyarakat pesisir yang bergantung langsung pada keberlanjutan ekosistem mangrove untuk mata pencaharian mereka.

Lebih jauh, lemahnya tata kelola dan penegakan hukum lingkungan turut mempercepat laju degradasi mangrove.

Meskipun regulasi terkait perlindungan kawasan pesisir dan mangrove telah tersedia, implementasinya kerap tidak konsisten akibat tumpang tindih kewenangan, minimnya pengawasan, serta dominasi kepentingan ekonomi aktor-aktor tertentu.

Kondisi ini mencerminkan ketimpangan kekuasaan, di mana akses dan kontrol terhadap sumber daya pesisir lebih banyak dikuasai oleh kelompok bermodal dibandingkan masyarakat lokal.

Dampak ekologis dari degradasi mangrove secara langsung berimplikasi pada aspek sosial-ekonomi masyarakat pesisir Gorontalo.

Penurunan produktivitas perikanan, meningkatnya risiko bencana pesisir seperti abrasi dan banjir, serta hilangnya jasa ekosistem menjadi beban yang paling dirasakan oleh nelayan skala kecil.

Ironisnya, kelompok masyarakat ini justru memiliki kontribusi paling kecil terhadap kerusakan mangrove, namun menanggung dampak terbesarnya.

Oleh karena itu, penyelesaian masalah degradasi mangrove di pesisir Gorontalo menuntut pendekatan ekologi politik yang menekankan keadilan lingkungan dan keberlanjutan.

Kebijakan pengelolaan pesisir harus berbasis pada pengetahuan ekologi, partisipasi masyarakat lokal, serta penguatan institusi pengelola lingkungan.

Tanpa perubahan paradigma pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan, degradasi mangrove akan terus berlanjut dan memperdalam ketimpangan sosial-ekologis di wilayah pesisir Gorontalo.

Penulis : Atiek Pratiwi Razak (Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo)

Tags: Atiek Pratiwi RazakEkosistemmangroveUniversitas Negeri Gorontalo
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.antara
Opini

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

19 September 2026
Aris Setiawan
Opini

Bubarkan Saja KADIN Gorontalo

18 September 2026
Headline

Meluruskan Pandangan Kewenangan Polri dan PPNS Dalam Penegakan Hukum Cagar Budaya

11 September 2026
Next Post
f.nn

Gedung Bedah Jantung & Stroke RS Aloe Saboe Siap Beroperasi!

Pembinaan bagi penerima Satya Lencana ATR/BPN oleh Kantah Kota Gorontalo

Kantah Kota Gorontalo Laksanakan Pembinaan bagi Penerima Satya Lencana ATR/BPN

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Atiek Pratiwi Razak (Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Negeri 
Gorontalo)

Degradasi Ekosistem Mangrove di Pesisir Gorontalo dalam Perspektif Ekologi Politik

11 bulan ago
Foto hms

BLK Gorontalo Jemput Kebutuhan Industri, Buka Peluang Kerja bagi Lulusan Pelatihan

21 jam ago
Foto hms

BLK Gorontalo Sambut Program Polisi Peduli Pengangguran, Siapkan Generasi Muda Siap Kerja

21 jam ago
Foto hms

Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo Periksa Pengelolaan Dana Hibah di Sejumlah OPD

3 hari ago
f.hms

Potensi Holtikultura Besar, Gorontalo Dijadikan Destinasi Jelajah Nusantara Cap Tanah Merah

2 hari ago
Gubernur Rusli Habibie bersama Wakil Gubernur Idris Rahim dan unsur Forkopimda Gorontalo saat persiapan pengamanan malam tahun baru 2022. (F. Haris)

Pemprov Gorontalo Lampaui Capaian Target Nasional

5 tahun ago
Kabid Transmigrasi Sabarudin Daeng Mario

Pemprov Gorontalo Gandeng UGM, Percepat Inventarisasi HPL Lahan Transmigrasi Pohuwato

1 bulan ago

Pasar Murah Pemprov, Warga Pulubala; Sangat Membantu Kami

2 hari ago
f.hms

Warga Manfaatkan Layanan SAMSAT di Pasar Murah Pulubala

2 hari ago

Terbaru

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kotamobagu Sitti Rafiqa Bora-f.ist
Headline

Kemenbud Tetapkan Tari Tuitan, Alat Musik Tradisional Rambambo dan Tradisi Kopatoyan WBTb Kota Kotamobagu

by NN Indonesia
7 November 2026
0

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kotamobagu Sitti Rafiqa Bora-f.ist NEWSNESIA.ID, KOTAMOBAGU - Kementerian Kebudayaan resmi menetapkan...

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. saat menyerahkan penghargaan kepada Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana atas raihan predikat gold melalui program LEBEGACOR dalam ajang GENTING Summit BKKBN 2026.

LEBEGACOR Melejit di Panggung Nasional, BI Gorontalo Boyong Predikat Gold di GENTING 2026

6 November 2026
f.hms

Keamanan Informasi Basis Digital OPD Pemprov Diperkuat

6 November 2026
Kadis Kominfotik Provinsi Gorontalo Trizal Entengo-f.hms

Kominfotik Gorontalo Selektif Usulan Aplikasi Baru OPD

6 November 2026
Foto hms

BLK Gorontalo Sambut Program Polisi Peduli Pengangguran, Siapkan Generasi Muda Siap Kerja

6 November 2026
Foto hms

BLK Gorontalo Jemput Kebutuhan Industri, Buka Peluang Kerja bagi Lulusan Pelatihan

6 November 2026
f.hms

Potensi Holtikultura Besar, Gorontalo Dijadikan Destinasi Jelajah Nusantara Cap Tanah Merah

5 November 2026
f.hms

Warga Manfaatkan Layanan SAMSAT di Pasar Murah Pulubala

5 November 2026

Pasar Murah Pemprov, Warga Pulubala; Sangat Membantu Kami

5 November 2026
Foto hms

Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo Periksa Pengelolaan Dana Hibah di Sejumlah OPD

4 November 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.