Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Diduga Korban Aliran Sesat, Oknum Orangtua Tega Mencungkil Mata Anak Kandungnya: Pendekatan Dakwah Perlu Dimaksimalkan

by NN Indonesia
22 September 2021
in Opini
Reading Time: 3 mins read
Dr.H.Abdul Wahid,MA

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, MA-(Muballigh dan Akademisi Makassar)

Di tanah air kasus aliran sesat yang mengatasnamakan agama tertentu sudah sering terjadi, terutama dikaitkan dengan “agama Islam” dengan beragam bentuk dan cara para pelaku dalam memengaruhi masyarakat yang akan menjadi korbannya.

Sejauh ingatan kita di tanah air sudah banyak kasus aliran sesat yang pernah muncul dan telah menghebohkan publik misalnya kasus munculnya sekte aliran sesat yang digawangi oleh Lia Eden, aliran ini diberi nama “Kerajaan Tuhan”. Kemudian pada tahun 2006 ada kasus Ahmad Muasadeq yang mengaku dirinya sebagai nabi setelah nabi Muhammad, namun atas aksi tersebut ia akhirnya harus berurusan dengan pihak aparat Kepolisian.

Khusus di Sulawesi Selatan juga diketahui dalam tiga tahun terakhir kasus yang dikelompokkan aliran sesat sebelumnya sudah pernah terjadi, misalnya pada tahun 2019 masyarakat Gowa Sulawesi Selatan pernah dihebohkan dengan aliran sesat yang bernama “aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah” dipimpin oleh Puang Lalang. Uniknya aliran ini mewajibkan setiap anggotanya    untuk menyetor uang tunai mulai Rp.10-50 ribu untuk mendapatkan tiket masuk surga.

Selanjutnya pada bulan November 2020 beredar video seorang mahasiswi di kota Palopo, Sulawesi Selatan diduga sedang dibaiat oleh kelompok aliran sesat dan video ini kemudian viral di media sosial. Kemudian yang tidak kalah mengejutkan pada tahun 2021 ini kembali masyarakat Gowa Sulawesi Selatan dihebohkan oleh peristiwa yang tidak lazim dimana diketahui oknum orangtua di Gowa Sulawesi Selatan tega mencungkil mata putrinya sendiri yang masih berusia enam tahun karena diduga korban aliran sesat dan berujung motifnya untuk meraih kekayaan dengan jalan pintas (pesugihan).

Dalam kultur masyarakat Sulawesi Selatan istilah “pesugihan” atau ingin meraih kekayaan dengan jalan pintas termasuk perbuatan yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai kearifan lokal dan kontradiktif dengan ajaran agama. Karena sejak dulu para leluhur di Sulawesi Selatan telah mengajarkan bahwa kerja keras adalah pangkal kaya dan menjalankan ajaran agama pondasi kebahagiaan.

Peristiwa tersebut kemudian turut menjadi keprihatinan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan, menurutnya ia sangat menyayangkan dengan adanya kejadian ini apalagi sampai menjadikan anak sendiri yang menjadi korbannya.Untuk itu pihaknya memastikan akan terus mendorong jajarannya untuk melakukan proses penegakan hukum kepada pelaku dan orang-orang yang dianggap terlibat dalam kasus kekerasan anak yang terjadi di Gowa beberapa hari lalu, tujuannya agar menjadi efek jera bagi pelaku dan masyarakat luas.

Persoalan aliran sesat di Sulawesi Selatan khususnya di Gowa kerap menjadikan masyarakat pedesaan dan pelosok menjadi korbannya. Untuk itu sejatinya tidak hanya dilihat dari kaca mata persoalan penegakan hukum, namun lebih dari itu bisa jadi peristiwa ini sering terjadi karena sebaran dan pendekatan dakwah kepada masyarakat di pedesaan dan pelosok belum menjadi bagian prioritas para ulama dan muballigh.

Kegiatan dakwah yang selama ini pada umumnya massif dilakukan di perkotaan, ke depan perlu dipikirkan agar pemerintah daerah lebih khusus Pemda Gowa harus secara berkala mendistribusi para ulama dan muballigh untuk terjun ke pedesaan, melakukan dakwahnisasi, sehingga masyarakat di daerah pelosok semakin tercerahkan dan teredukasi sehingga  dengan adanya upaya ini peristiwa aliran sesat dan sejenisnya ke depan tidak terulang lagi.

Dalam perspektif Islam sejak awal umatnya telah diingatkan untuk tidak mudah mengikuti sesuatu yang ia tidak ketahui dasarnya, karena semua perbuatannya kelak akan diminta pertanggungjawaban (QS. al-Isra’ ayat 36).

Berbagai kasus pelanggaran dan penyimpangan di tengah masyarakat khususnya yang terkait dengan penculikan mata anak di Gowa Sulawesi Selatan, tidak hanya berhenti pada proses penegakan hukum, namun lebih dari itu perlu dilakukan upaya-upaya preventif (pencegahan) dan dalam konteks inilah domain dari kegiatan dakwah yang dilakukan oleh para ulama dan muballigh.

Melalui seruan moral dalam dakwah dari para ulama dan muballigh masyarakat semakin tercerahkan sehingga mereka semakin berhati-hati dalam menyikapi berbagai ajaran yang menyimpang (aliran sesat) sehingga situasi Kamtibmas senantiasa terjaga. Akhirnya harus diakui sinergi dan kolaborasi antara ulama, muballigh, pemerintah daerah dan jajaran Kepolisian harus dilakukan, karena memang keamanan sejatinya adalah tanggungjawab kita bersama sebagai anak bangsa untuk menjaganya sesuai dengan kapasitas kita masing-masing.(*)

Tags: Dr. Abdul Wahid
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Opini

Kebijakan Daring Pasca Lebaran: Solusi atau Ancaman bagi Pendidikan?

3 April 2026
Tim Hukum Pemda, Adnan Parangi, SH.,MH
Headline

Tanggapan Atas Aksi Demonstrasi

28 Februari 2026
Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah-f.hms
Headline

Menembus Ekspektasi

20 Februari 2026
Next Post
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat menyerahkan bantuan Natura bagi Korban Banjir di Boalemo. (istimewa/nn)

Peduli Korban Banjir di Boalemo, Wali Kota Marten Salurkan Bantuan Natura

Bupati Bone Bolango, Hamim Pou saat meninjau Vaksinasi Massal di Kejaksaan Tinggi. (istimewa/nn)

Pantau Vaksinasi Massal, Bupati Bone Bolango: Pada Akhirnya Akan Jadi Kebutuhan!

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

f.ist

Korban Penikaman di Gorontalo jadi Tersangka, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kriminalisasi Pembelaan Diri

1 minggu ago

Diduga Korban Aliran Sesat, Oknum Orangtua Tega Mencungkil Mata Anak Kandungnya: Pendekatan Dakwah Perlu Dimaksimalkan

5 tahun ago
Bupati Pohuwato saat ikut menyaksikan langsung lauching program Aplikasi Simontok dari Dinas Dukcapil Pohuwato. (f. Humas Pemkab)

Aplikasi “Simontok” Dinas Dukcapil Pohuwato Menuai Apresiasi Bupati

5 tahun ago

Cetak SDM Unggul, Kadis Wardoyo Buka Pelatihan Ahli K3 Umum

1 hari ago
f.helmi

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Kotamobagu, Kejaksaan Tunggu Hasil audit

6 hari ago

Terima Asosiasi UMKM, Thariq Modanggu: Kita Fasilitasi Sekretariat!

3 tahun ago
f.ist

TI Gorontalo Siap Tempur di Kejurnas Cadet Junior Kaltim

1 minggu ago

Program Magister Studi Lingkungan di UT dengan Mutu yang Terjamin

6 tahun ago
Anggota DPRD Gorontalo Utara, Lukum Diko.

DPRD Minta Seluruh Proyek di Gorontalo Utara Gunakan Material Lokal

2 minggu ago

Terbaru

Program Alfamart
Gorontalo

Alfamart dan Darya-Varia Kolaborasi Cegah Stunting, Program Sahabat Posyandu Jangkau 28 Kota

by NN Indonesia
22 April 2026
0

Program Alfamart bersama PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia) dalam Alfamart Sahabat Posyandu yanh berlangsung di 28 Kota...

Cetak SDM Unggul, Kadis Wardoyo Buka Pelatihan Ahli K3 Umum

20 April 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi saat menggelar UMKM Awards

Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Lewat UMK Academy 2026 di Makassar

20 April 2026
f.hms

Gorontalo Terus Bersiap Sambut Penas Petani dan Nelayan ke XVII

18 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.ist

Penerbitan IPR Dengilo Masuk Tahap Akhir, Pemda Pohuwato Diminta Percepat PKKPR 

18 April 2026
Pertemuan manajemen BJA Group dengan Bupati Pohuwato yang dihadiri oleh pejabat BPN Kabupaten Pohuwato.

BJA Group Komitmen Jalankan Kewajiban kepada Masyarakat Sesuai Aturan yang Berlaku

17 April 2026
f.hms

Pemprov Gorontalo- Kodam XIII/Merdeka, Sepakat Sukseskan Program Presiden Prabowo di Gorontalo

16 April 2026
f.hms

Bapenda Dorong Optimalisasi PAD dalam Presentasi RKAB PT PETS

16 April 2026
f.hms

Pemkab Bone Bolango dan Kejati Gorontalo Perkuat Edukasi Hukum Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

16 April 2026
f.hms

Gusnar Ismail Support FORKI Cetak Atlit Berprestasi

16 April 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.