
GORONTALO-NN– Banyak janji manis dilakukan pasangan calon untuk mendapat simpati rakyat. Yah begitulah fenomena saat momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Sehingga publik wajib mewanti-wanti agar tidak mudah ‘tertipu’ dengan janji-janji pasangan calon ditengah kampanye Pilkada 2024.
Seperti yang dikatakan Faisal Yunus, Ketua DPRD Bone Bolango. Salah satunya adalah soal program bantuan ternak sapi dari salah satu pasangan calon di Bone Bolango. Dimana, dalam janji kampanyenya, Paslon tersebut menjanjikan jika terpilih akan memberikan 1 KK 2 ekor sapi kepada masyarakat Bone Bolango.
Sesuai hasil kajiannya, menurut Faisal, hal itu tidak rasional, karena APBD Bone Bolango belum cukup membiayai program tersebut, karena membutuhkan anggaran yang sangat besar.
“1 KK 2 ekor sapi. Coba dikalkulasi dengan harga sapi Rp 10 juta per ekor. Kalau 1 KK 2 ekor, berarti anggaran yang ditelan Rp 20 juta. Nah, kalau dikalkulasi dengan jumlah KK Bone Bolango yang berdasarkan data dari Disdukcapil 55.770, maka APBD Bone Bolango habis hanya untuk membiayai program tersebut, karena totalnya Rp 1,1 triliun lebih,” jelas Faisal Yunus.
“Jika APBD Bone Bolango habis hanya untuk membiayai program bantuan sapi, lanjut Faisal, bagaimana dengan program prioritas lain, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan program strategis nasional,” tambah Faisal.
Misalnya kata Fasial, sektor pendidikan, berdasarkan amanat konstitusi, harus 20 persen dari nilai APBD. Belum lagi Bone Bolango harus membayar hutang dana PEN (Pemulihan ekonomi nasional) tahun depan kurang lebih Rp 44 miliar.
Lantas bagaimana jika pembiayaan program bantuan sapi dilakukan secara bertahap? menurut analisisnya, tetap tidak memungkinkan. Sebab, Pemkab Bone Bolango masih harus menyelesaikan piutang PEN hingga 2027.
“Puluhan miliar kita keluarkan untuk membayar PEN tiap tahun. Pembayaran kalau saya tidak salah, hingga tahun 2027. Belum lagi anggaran untuk membayar gaji aparatur. Mana yang bersangkutan berjanji menambah TPP ASN, lebih parah lagi itu. Jadi, sangat tidak memungkinkan program 1 KK 2 ekor sapi dibiayai APBD,” tandasnya dan menambahkan, untuk skema lewat CSR, dirinya merasa juga kurang memungkinkan.
Untuk itu, Faisal mengimbau kepada masyarakat Bone Bolango jangan tertipu dengan program yang tak masuk akal tersebut. Warga, kata dia, harus lebih selektif menilai program yang disampaikan saat kampanye.
“Saya sangat yakin, warga Bone Bolango semuanya sudah cerdas untuk menilai program yang disampaikan oleh Paslon, mana yang masuk akal dan mana yang tidak. Saya juga yakin, masyarakat sudah tau mana pemimpin yang pantas untuk dipilih dari rekam jejak masing-masing,” pungkas dengan nada serius.(rls/NN)






















