
POHUWATO-NN– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato melakukan ujian Computer Assisted Test (CAT) kepada calon Badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pohuwato 2024.
Ujian yang digelar KPU Pohuwato, di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Marisa itu diikuti lebih dari 100 peserta.
Usai pelaksanaaan CAT ini kata Ketua KPU Firman Ikhwan, KPU Pohuwato menyampaikan bahwa, nantinya akan melakukan perangkingan terhadap calon PPK di setiap wilayah Kecamatan yang ada.
“Kita akan merangking dengan jumlah sebanyak 3 kali kebutuhan. PPK itu kan satu kecamatan 5 orang, dikali 3 berarti 15 orang. Nah ada memang kecamatan yang pendaftarnya tidak memenuhi lebih dari 3 kali kebutuhan, bahkan menyentuh 3 kali kebutuhan itu juga ada yang tidak memenuhi,” ujar Firman Ikhwan kepada awak media.
Saat ditanya mengenai peserta yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Firman menyampaikan akan mempertimbangan usulan itu. Pihaknya kata Firman akan melihat presentase dan kebutuhan PPK di Wilayah Kecamatan yang ada.
Sebagaimana diketahui, jauh sebelum KPU Pohuwato membuka perekrutan PPK, Ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi menghimbau KPU agar lebih mengutamakan calon Badan Adhoc yang tidak memiliki pekerjaan.
“Kita akan melihat presentase dan kebutuhan di wilayah itu. Kalau misalnya yang lolos adalah rata – rata mereka yang baru, kita juga harus mempertimbangan mereka yang berpengalaman,” terang Firman.
Selain hasil seleksi CAT, dalam perekrutan PPK ini, KPU Pohuwato juga mempertimbangkan hasil evaluasi PPK terhadap pelaksanaan Pemilu 2024. Seperti yang dijelaskan sebelumnya oleh anggota KPU Pohuwato Divisi SDM Iskandar Ibrahim, pada proses evaluasi ini KPU Pohuwato menggunakan metode 360 derajat.
Metode ini jelasnya, penilaian tidak hanya dilakukan oleh KPU Pohuwato. Tetapi sesama anggota PPK juga akan saling menilai kinerja satu sama lain. Begitupun dengan sekretariat PPK juga akan memberikan penilaian terhadap anggota PPK tersebut.
“Sewajarnya memberikan penilaian yang objektif. Jangan hanya karena tidak ingin PPK tersebut kembali menjadi PPK Pilkada, lantas memberikan penilaian yang kurang baik, padahal anggota PPK itu memiliki kinerja dan etos kerja yang baik selama Pemilu 2024,” ujarnya.
Untuk diketahui, selain kerja KPU, pelaksanaan ujian CAT itu juga dihadiri Anggota KPU, Iwan Dolongseda, Dian Pakaya,Usman Dunda dan Iskandar Ibrahim, serta dihadiri Sekretarsi KPU bersama staf sekretariat.(mus/NN)




















