Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Headline

Tiga Bahasa Lokal di Bengkulu Terancam Krisis

by NN Indonesia
16 Maret 2023
in Headline, Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
(f.ist)

NEWSNESIA.ID– Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu yang menjadi bagian dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) yang bernaung di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) koordinasi yang bertujuan untuk membangkitkan kembali penggunaan bahasa daerah di Provinsi Bengkulu.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan di seluruh kabupaten/kota sebagai upaya mendukung kebijakan Merdeka Belajar episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah.

Abdul Khak selaku Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra mengatakan bahwa kondisi daya hidup bahasa daerah di setiap daerah berbeda-beda, yaitu aman, rentan, kemunduran, terancam punah atau kritis, dan telah punah.

“Oleh karena itu, tanggung jawab pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota adalah melakukan pembinaan bahasa dan sastra yang penuturnya berdomisili di lintas kabupaten/kota namun masih dalam satu provinsi,” ujar Abdul Khak, di Bengkulu, Selasa (14/3).

Upaya Kemendibudristek dalam kegiatan revitalisasi bahasa daerah sejalan dengan prinsip Merdeka Belajar di mana dapat menggandeng Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD), siswa dapat memilih beberapa mata ajar yang sesuai dengan minat dan kesukaannya masing-masing, lanjut Abdul Khak.

Seperti dengan beberapa aktivitas yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga para penutur muda terhadap bahasa daerah seperti mendongeng, membaca puisi, bahkan menuliskan cerita dalam bahasa daerahnya.

Turut hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri yang mengawali sambutannya dengan menyampaikan bahwa keberhasilan upaya revitalisasi bahasa daerah di provinsi Bengkulu tergantung kepada masing-masing kepala dinas di kabupaten/kota karena seyogyanya yang paling mengerti kondisi bahasa daerah di tiap wilayah adalah pemdanya sendiri.
Tambahnya, bahasa daerah di Bengkulu sudah mulai kritis karena pengaruh kemajuan teknologi dan penggunaan bahasa asing. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut baik program RBD ini.

Salah satu dukungannya adalah dengan memperkenalkan bahasa daerah ke sekolah-sekolah. “Dengan bertambahnya jumlah penutur bahasa daerah maka turut menambah khasanah bangsa ini,” ujarnya.

Selain itu, sebagai bentuk kerjasama, Pemprov Bengkulu dan Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu beserta Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, tengah menyiapkan peraturan gubernur terkait revitalisasi bahasa daerah.

“Di dalam sebuah pertempuran, siapa yang menguasai bahasa di daerah itu maka dia akan memenangkan pertempuran tersebut,” ujar Hamka.

Tahun ini, program pelestarian dan pengembangan bahasa daerah mencakup Bahasa Rejang, Bahasa Enggano, dan Bahasa Bengkulu dialek Serawai yang ada di Bengkulu. Program ini menyasar kepada siswa SD dan SMP.

“Program ini melibatkan generasi muda karena sifatnya wajib untuk mempertahankan Bahasa Ibu karena bahasa daerah mampu merekatkan tali persaudaraan,“ tutur Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu, Laily.

Program RBD merupakan upaya kolaboratif melibatkan pemerintah pusat dan daerah dalam menanggapi isu kepunahan bahasa daerah, tidak terkecuali di Provinsi Bengkulu.

Berdasarkan penelitian vitalitas bahasa yang telah dilakukan terhadap bahasa-bahasa di Provinsi Bengkulu (Wibowo, 2022:59-61), tiga bahasa besar di Provinsi Bengkulu menghadapi ancaman krisis apabila tidak segera dilakukan mitigasi.

Tiga bahasa besar tersebut adalah bahasa Rejang, bahasa Enggano, dan bahasa Bengkulu (bahasa Melayu Tengah) yang terdiri atas sembilan variasi dialek.

Hasil pemetaan menunjukkan bahwa bahasa Bengkulu termasuk dalam kategori aman (safe). Lalu, bahasa Rejang dan bahasa Enggano masuk ke dalam kategori mulai terancam punah (disappearing). Kondisi tiap bahasa yang berbeda-beda tersebut membutuhkan perlakuan revitalisasi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan masing-masing bahasa.(rls/putri)

Tags: Bahasa Lokal Bengkulu
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.hms
Ekonomi

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemprov Gorontalo Perkuat Komoditas Lokal

26 Juni 2026
f.hms
Headline

Lokasi Eks Gelar Tekhnologi PENAS Akan Dijadikan Agrowisata

26 Juni 2026
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (Ilustrasi)
Daerah

LPS Tetapkan TBP Baru Mulai Juli 2026, Perkuat Stabilitas Perbankan dan Kepercayaan Nasabah

25 Juni 2026
Next Post

BPJS Cabang Gorontalo Bakal Punya Kantor Baru, Ini Harapan Wali Kota Marten

120 Peserta Ramaikan STQH ke X Tingkat Kabupaten Pohuwato

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

(f.ist)

Tiga Bahasa Lokal di Bengkulu Terancam Krisis

3 tahun ago

Sherly Sang Predator?

5 hari ago
Ilustrasi

Bantuan Jamban DD Pemdes Paisumosoni Disinyalir Pilih Kasih, Warga Adu ke Camat

5 tahun ago
Presiden RI, Prabowo Subianto Hadiri Puncak PENAS XVII di Gorontalo. (Sumber Foto : Kominfo)

Hadiri Puncak Penas XVII di Gorontalo, Presiden Prabowo Optimis Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia

3 hari ago
Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

7 hari ago
f.hms

PENAS, Geliat Ekonomi Gorontalo Meningkat

5 hari ago
Prof.Dr.Ahmad Faisal, M.Ag

Penuh Khidmat, Rektor IAIN Gorontalo Bawakan Do’a Dihadapan Presiden RI pada Puncak PENAS 2026

4 hari ago

IAIN Gorontalo Gelar Penyamaan Persepsi Akreditasi Bersama Dewan Eksekutif BAN PT

2 minggu ago
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

1 minggu ago
F. Istimewa

Menteri Transmigrasi Sesuaikan Agenda di Gorontalo, Pastikan Silaturahmi ke Boalemo Tetap Berlanjut

4 hari ago

Terbaru

f.hms
Ekonomi

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemprov Gorontalo Perkuat Komoditas Lokal

by NN Indonesia
26 Juni 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Pemerintah Provinsi Gorontalo akan memperkuat pengembangan komoditas lokal sebagai langkah menjaga stabilitas pangan dan...

f.hms

Lokasi Eks Gelar Tekhnologi PENAS Akan Dijadikan Agrowisata

26 Juni 2026
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (Ilustrasi)

LPS Tetapkan TBP Baru Mulai Juli 2026, Perkuat Stabilitas Perbankan dan Kepercayaan Nasabah

25 Juni 2026
Aiman Syakil

Membuka Akses Pasar bagi Produk Pertanian Lokal

25 Juni 2026
doc-ist

PENAS Sukses, Duta Besar Australia Beri Selamat ke Gubernur Gusnar

25 Juni 2026
Momen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Ruslie Habibie saat menyapa masyarakat Gorontalo dan ribuan peserta PENAS XVII. (sumber Foto : Kominfo)

Dua Perempuan Inspiratif Jadi Daya Tarik di PENAS XVII

24 Juni 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto Hadiri Puncak PENAS XVII di Gorontalo. (Sumber Foto : Kominfo)

Hadiri Puncak Penas XVII di Gorontalo, Presiden Prabowo Optimis Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia

24 Juni 2026
Prof.Dr.Ahmad Faisal, M.Ag

Penuh Khidmat, Rektor IAIN Gorontalo Bawakan Do’a Dihadapan Presiden RI pada Puncak PENAS 2026

24 Juni 2026
f.hms

Presiden Prabowo Kenakan Upia Karanji Dipenutupan PENAS

24 Juni 2026
Foto : Nenek Farida (74) korban PHK Sepihak oleh Ko Lay.

Miris! Ditengah Riuh Puncak Penas Ke XVII, Ada Nenek Petani 74 Tahun Di PHK Sepihak Tanpa Pesangon

24 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.