Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Ledakan Bom di Makassar: Diharapkan Masyarakat Tetap Tenang dan Jangan Mudah Terpancing

by NN Indonesia
29 Maret 2021
in Opini
Reading Time: 2 mins read
Dr.H.Abdul Wahid,MA

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, MA-(Muballigh dan Akademisi Makassar)

Insiden ledakan bom bunuh diri yang terjadi di depan pintu gerbang gereja Katedral Makassar minggu siang kemarin sangat kita sesalkan dan turut mengutuknya karena tidak hanya mengejutkan kita semua sebagai bangsa khususnya masyarakat kota Makassar, namun telah mengganggu kamtibmas dan berpotensi mencederai kehidupan harmoni antar umat beragama di kota Daeng khususnya, apa lagi terjadinya di hari minggu dimana saudara-saudara kita kaum Kristiani biasanya menjalankan ibadah di gereja tersebut.

Mengutip pandangan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan, peristiwa bom bunuh diri tersebut dilakukan oleh dua pelaku terdiri dari seorang pria dan wanita. Terlepas dari itu semua biarlah itu menjadi tugas Polri untuk mengungkap rangkaian insiden tersebut hingga tuntas.

Peristiwa bom bunuh diri tersebut dapat dikategorikan ke dalam tindakan kejahatan kemanusiaan yang tidak hanya melanggar hukum di republik ini tapi lebih dari itu sudah dapat dipastikan sangat kontraproduktif dengan prinsip-prinsip ajaran agama apa pun khususnya Islam.

Bukankah kita meyakini semua ajaran agama mengajarkan kedamaian dan kebaikan, dari sini maka kita juga sejatinya harus sepakat bahwa peristiwa bom bunuh diri tersebut tidak mewakili agama tertentu di Indonesia, melainkan itu semua adalah tindakan radikal yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak menghargai keragaman dan tidak berprikemanusiaan.

Dengan demikian ke depan jika misalnya ada atribut agama tertentu yang ditemukan di lapangan terkait dengan peristiwa ledakan bom tersebut, sudah dapat dipastikan tidaklah mewakili umat beragama atau agama tertentu, tapi itu adalah oknum yang salah dalam memahami dan mengamalkan ajaran agamanya.

Dilihat dalam perspektif Islam, al-Qur’an jauh sebelumnya telah tegas menyebutkan sebagai berikut, “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya”. (QS. al-Maidah:32).

Dari sini diketahui betapa Islam sangat menghargai nyawa manusia, sehingga menjaga nyawa tersebut adalah bagian dari kewajiban setiap umat Islam dan sebaliknya menghilangkan nyawa manusia tanpa dasar yang benar termasuk perbuatan zalim dan dosa besar di sisi Allah SWT.

Islam adalah agama yang sejak awal kedatangannya membawa misi rahmatan lil’alamin, artinya agama yang hadir untuk menebar kedamaian dan kasih sayang kepada seluruh penghuni bumi, baik manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan.

Sebagai masyarakat kota Makassar, Sulawesi Selatan hendaknya berhenti untuk membuat berbagai pernyataan atau membagikan informasi di sosial media termasuk gambar dan lainnya yang terkait dengan insiden bom bunuh diri tersebut, agar tidak menambah keresahan dan ketakutan di tengah masyarakat.

Jangan kita tergesa-gesa dalam membuat kesimpulan, namun langkah yang bijak adalah mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada aparat yang berwenang untuk menjalankan tugasnya dengan baik, mengungkap siapa pelaku dan aktor intelektual dari ledakan bom tersebut hingga pada titik kesimpulan yang komprehensif dan valid.(*)

Tags: Bom Bunuh DiriDr. Abdul WahidGereja Katedral
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Foto : Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E.
Daerah

Benar Orang Desa Tidak Pakai Dollar…….

18 Mei 2026
Headline

Pertemuan Trump – Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

17 Mei 2026
Next Post
Rapat senat IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan agenda pengukuhuan guru besar, Senin (29/3/2021).

Hebat, IAIN Gorontalo Miliki Tiga Profesor

Kapolri dan Panglima TNI mengunjungi korban ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Ahad (28/3/2021)-(f.istimewa)

Bom Bunuh Diri di Makassar, Kapolri: Pelaku Jaringan JAD, Pernah Ngebom di Filipina

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel.

Geram Rakyat Kerap Dituduh Lakukan PETI, Praktisi Hukum Desak Pemerintah Terbitkan IPR-WPR

1 hari ago
Dr.H.Abdul Wahid,MA

Ledakan Bom di Makassar: Diharapkan Masyarakat Tetap Tenang dan Jangan Mudah Terpancing

5 tahun ago
Kilat Wartabone, menjalani proses adat meninggalkan rumah dinas Wakil Bupati menuju kediaman pribadi,

Akhiri Masa Jabatan, Kilat Wartabone Dilepas Secara Adat

5 tahun ago
ist

Jelang Musprov Kadin Gorontalo Memanas

2 hari ago
f.hms

Wamenaker Minta Perusahaan Konsisten Jalankan Norma Ketenagakerjaan agar Pekerja Terlindungi

4 bulan ago
Anggota DPRD Gorontalo Utara, Matran Lasunte.

Matran: Segera Tuntaskan Persoalan Penyegelan Kantor Camat Tomilito!

5 tahun ago
Bupati Saipul saat menerima kunjungan silaturahmi rombongan DDII Pusat

Perkuat Pembinaan Umat, Bupati Saipul A. Mbuinga Dukung Program Satu Desa Satu Dai

2 bulan ago
Mineral jenis merkuri yang turut diamankan polisi.(f.istimewa)

2 Pelaku Perdagangan Merkuri Ilegal Ditangkap Polisi

5 tahun ago
Dr. Hasyim Mahmud Wantu, S.Ag, MPd.I

Dr. Hasyim Mahmud Wantu Diyakini Paling Layak Pimpin IAIN Gorontalo Periode 2025-2029

10 bulan ago
logo Partai Gerakan Perubahan

Putra Gorontalo Sukses Dirikan Partai Politik

7 bulan ago

Terbaru

Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel.
Daerah

Geram Rakyat Kerap Dituduh Lakukan PETI, Praktisi Hukum Desak Pemerintah Terbitkan IPR-WPR

by NN Indonesia
6 Juni 2026
0

Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel. Newsnesia.id - Ketergantungan rakyat terhadap hasil tambang sudah...

ist

Jelang Musprov Kadin Gorontalo Memanas

6 Juni 2026
Ilustrasi Layanan Pertanahan-ist

Jelang PENAS, 23 Hotel di Gorontalo Penuh

5 Juni 2026
Foto Humas Pohuwato

Tahun ini, Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak

4 Juni 2026
Pengerjaan jembatan perintis garuda di Pohuwato rampung 100 persen

Jembatan Perintis Garuda di Pohuwato Rampung 100 Persen

3 Juni 2026

Nilai Tukar Petani di Gorontalo Turun 3,06 Persen

3 Juni 2026
f.hms

Jelang PENAS XVII; Pemprov Gorontalo Pastikan Homestay Peserta Nyaman

3 Juni 2026
f.hms

Gaji 13 Pemprov Gorontalo Cair

3 Juni 2026

Sekretariat DPRD Gorontalo Utara Terus Pererat Kebersamaan dengan Silaturahmi

3 Juni 2026
Barang bukti yang diamankan Polda Sulsel

Pengungkapan Kasus BBM Subsidi Ilegal, Pertamina Beri Apresiasi kepada Polda Sulsel

2 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.