Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Kalangan Akademisi Apresiasi Kinerja Polri dalam Menghadirkan Kamtibmas di Tanah Air

by NN Indonesia
27 Oktober 2021
in Opini
Reading Time: 3 mins read
Dr.H. Abdul Wahid

Oleh: Dr.H. Abdul Wahid, MA-(Muballigh dan Akademisi Makassar)

Keberadaan Polri di tengah masyarakat dapat diibaratkan seperti “seorang anak gadis muda dan cantik”, sehingga semua mata dan perhatian tertuju padanya terutama kaum pria. Demikianlah kira-kira untuk menggambarkan keberadaan Polri di tanah air, setiap gerak-geriknya tidak luput dari sorotan dan perhatian publik.

Atensi  publik terhadap gerak-gerik anggota Polri harus dipahami sebagai sesuatu yang positif. Artinya hal ini menunjukkan masyarakat  berupaya untuk memberi masukan serta koreksi kepada Polri jika ada hal-hal yang menyimpang. Hal yang demikian ini sekaligus sebagai wujud cinta masyarakat terhadap institusi Polri.

Bukankah cita-cita terbesar Polri dari seluruh kinerja yang telah dilakukannya ialah agar ke depan masyarakat semakin meningkat kepercayaannya terhadap kinerja Kepolisian.

Walau demikian harus jujur diakui di lapangan ada persepsi yang kadangkala kurang berimbang yang terjadi di sebahagian masyarakat, misalnya ketika jajaran Polri menjalankan tugasnya dengan baik di lapangan, sebagai bagian dari tugas dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara, namun masyarakat menilainya sebagai hal yang biasa saja.

Tapi sebaliknya ketika ada oknum anggota Polri yang melakukan tindakan yang kurang terpuji atau mungkin melanggar hukum, maka langsung spontan publik seakan “mencitrakan Polri menjadi tidak baik”.

Disaat Kapolri Jenderal Sigit ingin menjadikan Polri ke depan menjadi lebih baik dan lebih  dicintai masyarakat, maka orang nomor satu di Kepolisian  tersebut menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan motto “presisi” yang merupakan terjemahan dari prediktif, responsif dan transparansif.

Namun belakangan ini ada sejumlah oknum anggota Polri yang telah melakukan tindakan yang tidak terpuji dan bahkan melanggar hukum sehingga apa yang telah dicanangkan oleh Kapolri dapat dikatakan “tercoreng” dan  akibat dari adanya kasus tersebut Polri kembali menjadi bahan perbincangan dan sorotan di tengah masyarakat terutama kalangan netizen.

Sebuat saja misalnya diantara kasus yang tengah mencuat saat ini adalah kasus oknum penyidik Polri di Deli Serdang Sumatera Utara diduga telah memperkosa salah seorang istri tahanan kasus narkoba.

Belum selesai ingatan publik terhadap adanya kasus tersebut, kini muncul lagi kasus baru dimana seorang oknum Kapolres di Nunukan diduga telah melakukan penganiayaan kepada anak buahnya hingga mengakibatkan anak buahnya tersebut terlempar dan terjatuh akibat dari tendangan sang atasan.

Menyikapi adanya berbagai kasus yang menjerat oknum anggota Polri yang tengah mencuat saat ini tentu sebagai masyarakat harus bijak dan objektif dalam memberi penilaian, sebab sebagaimana diketahui bahwa perbuatan oknum yang melanggar hukum tidak hanya terjadi di tubuh Polri, tapi bisa saja terjadi pada seluruh organisasi lainnya.

Oleh karena itu, apa yang dilakukan oleh oknum anggota Polri tersebut di atas tentu tidak mewakili anggota Polri secara keseluruhan, melainkan hanya dilakukan oleh segelintir oknum dari anggota Polri.

Secara umum jujur diakui sejak tongkat komando di tangan Jenderal Sigit institusi Polri semakin menunjukkan tren positif dan diapresiasi oleh masyarakat khususnya di Sulawesi Selatan, karena banyak gebrakan dan keputusan yang diambil oleh Jenderal Sigit yang ditindaklanjuti  oleh para Kapolda khususnya di di Sulawesi Selatan kemudian membuat masyarakat semakin meningkat kepercayaannya kepada pihak Kepolisian, demikian kata Kombes Pol E Zulpan selaku Kabid Humas Polda Sulsel.

Penilaian objektif tidak hanya ditujukan kepada Kepolisian tapi kepada semua persoalan hal inilah yang mencerminkan sikap bijak dan tingkat religiusitas kita sebagai bangsa.

Konteks ini dalam perspektif agama disebut dengan sikap husnudzhan (pikiran positif), sebagaimana disebutkan dalam al-Qur’an “Wahai, orang-orang yang beriman, jauhilah banyak dari prasangka. Sesungguhnya, sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. (QS. al-Hujurat ayat 12).

Untuk itu, maka sampai kapan pun republik ini sangat membutuhkan keberadaan Polri, seiring dengan kebutuhan masyarakat terhadap rasa aman itu sendiri. Tanpa keberadaan Polri, maka dapat dipastikan situasi kamtibmas di tengah masyarakat akan sulit terwujud, walau diketahui tugas menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas Polri, namun tugas semua komponen bangsa.

Karenanya sebagai bagian dari masyarakat Indonesia terkhusus dari kalangan akademisi dan muballigh di kota Makassar, Sulawesi Selatan mendukung dan sekaligus mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Sigit yang telah memerintahkan jajaran di bawahnya agar menindak tegas bagi oknum anggota Polri yang melanggar hukum, agar ke depan bisa menjadi efek jera dan pelajaran bagi anggota lainnya sehingga ke depan diharapkan tidak terulang lagi.(*)

Tags: AkademisiDr. H. Abdul Wahidpolri
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Opini

Kebijakan Daring Pasca Lebaran: Solusi atau Ancaman bagi Pendidikan?

3 April 2026
Tim Hukum Pemda, Adnan Parangi, SH.,MH
Headline

Tanggapan Atas Aksi Demonstrasi

28 Februari 2026
Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah-f.hms
Headline

Menembus Ekspektasi

20 Februari 2026
Next Post

APBD-P Gorut 2021 Disahkan

Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf menyematkan tanda peserta Diklat Cabang Pramuk Kabupaten Boalemo.(f.istimewa)

Plt Bupati Boalemo Beri Penguatan Pada Diklat Pramuka

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

f.ist

Korban Penikaman di Gorontalo jadi Tersangka, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kriminalisasi Pembelaan Diri

2 hari ago
f.ist

Pasca Putusan Praperadilan, Rongki Ali Gobel : Harusnya ZH Alias ‘Kak Kuhu’ Segera Ditahan!

1 hari ago
Dr.H. Abdul Wahid

Kalangan Akademisi Apresiasi Kinerja Polri dalam Menghadirkan Kamtibmas di Tanah Air

4 tahun ago
f.ist

Di Forum Warek III PTKI, Sahmin Madina Suarakan Agenda Nasional 2028 di Gorontao

2 hari ago

Praperadilan Konten Kreator ‘Ka Kuhu’ Ditolak, Status Tersangka Tetap Sah

1 hari ago
f.hms

Pelantikan Ketua TP PKK Bone, Ismet Mile Pertegas Peran Dasawisma Desa ‎

1 hari ago
f.helmi

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Kotamobagu, Kejaksaan Tunggu Hasil audit

9 jam ago
f.ist

Mudik Nataru, Pemerintah Beri Diskon 13 Persen Tiket Pesawat

4 bulan ago
Dirreskrimsus Polda Gorontalo Maruly Pardede.

Usai Praperadilan Ditolak, ZH Terancam Dijemput Paksa Polisi

20 jam ago

Terbaru

Ilustrasi Pangkalan LPG
Daerah

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar adalah Hoax

by NN Indonesia
15 April 2026
0

Ilustrasi Pangkalan LPG NEWSNESIA.ID, Makassar, 15 April – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa informasi yang...

f.hms

Realisasi Fisik dan Keuangan Maret 2026 Lampaui Target

15 April 2026
f.helmi

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Kotamobagu, Kejaksaan Tunggu Hasil audit

15 April 2026
f.hms

Pani Gold Mine Alokasikan 21,63 Milyar untuk Program Pemberdayaan Masyarakat 2026

15 April 2026
Dirreskrimsus Polda Gorontalo Maruly Pardede.

Usai Praperadilan Ditolak, ZH Terancam Dijemput Paksa Polisi

15 April 2026
f.hms

Pelantikan Ketua TP PKK Bone, Ismet Mile Pertegas Peran Dasawisma Desa ‎

14 April 2026
f.ist

TI Gorontalo Siap Tempur di Kejurnas Cadet Junior Kaltim

14 April 2026
f.ist

Pasca Putusan Praperadilan, Rongki Ali Gobel : Harusnya ZH Alias ‘Kak Kuhu’ Segera Ditahan!

14 April 2026

Praperadilan Konten Kreator ‘Ka Kuhu’ Ditolak, Status Tersangka Tetap Sah

14 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.hms

Gusnar Ismail Optimis Gorontalo Mampu Survive di Tengah Badai Efisiensi

14 April 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.