
NEWSNESIA.ID- Pemerintah Qatar melalui Museum Qatar bekerjasama dengan Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia menyelenggarakan program Qatar-Indonesia 2023 Year of Culture di Doha, Qatar.
Tahun ini, Qatar dan Indonesia berkolaborasi dalam Year of Culture dengan tujuan untuk memperkuat hubungan antar masyarakat sekaligus saling mendukung dalam pemajuan kebudayaan dan sektor kreatif yang terus berkembang di kedua negara. Program ini berisi serangkaian pertunjukan, pameran, residensi, dan kegiatan-kegiatan kebudayaan lainnya.
Sebelumnya, kegiatan yang telah berlangsung selama sepuluh tahun ini bertempat di Museum Qatar di bawah kepemimpinan Sheikha Al Mayassa bint Hamad bin Khalifa Al Thani, mengembangkan inisiatif tahunan “Tahun Kebudayaan” (Year of Culture).
Year of Culture merupakan platform diplomasi budaya yang merayakan keragaman budaya dan memperdalam kesalingpahaman antara Qatar dengan negara lain.
Tahun ini, pelaksanaan Year of Culture dimulai dengan partisipasi lima orang pesilat profesional dari Indonesia di acara Qatar National Sports Day di Doha pada tanggal 14—15 Februari 2023.
Kegiatan tersebut mengundang antusiasme masyarakat sekitar, khususnya para pecinta olahraga yang menyaksikan langsung dan mengikuti lokakarya (workshop) singkat seni bela diri tradisional Indonesia yang sudah termasuk dalam daftar warisan budaya takbenda di UNESCO ini.
Opening reception di Museum of Islamic Arts dibuka pada 12 Maret sebagai penanda resmi dimulainya Year of Culture selama setahun penuh.
“Dengan adanya rangkaian kegiatan Year of Culture ini menunjukkan bahwa pendekatan kebudayaan menjadi sarana yang dapat memperkuat pemahaman antarbangsa dan memelihara keharmonisan antarnegara,” demikian disampaikan Muhammad Adlin Sila, Staf Ahli Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Bidang Hubungan Kelembagaan dan Masyarakat dikutip dari rilis Kemdikbud di Doha, pada Minggu (12/3).
Kepala Museum Qatar, Sheikha Al Mayassa binti Hamad bin Khalifa Al Thani turut hadir pada acara ini menyampaikan bahwa Qatar-Indonesia Year of Culture merupakan kesempatan bagi kedua negara untuk saling mengapresiasi, termasuk peranannya dalam dunia Islam, dan hal-hal lain yang menyatukan kedua negara dalam keragaman.
“Kami siap merayakan tahun yang penuh dengan pertukaran budaya,” ungkap Sheikha. Turut hadir, Direktur Diplomasi Budaya Qatar Museums, Aisha Ghanem Al Attiya.
Senada dengan itu, Ridwan Hassan selaku Duta Besar Indonesia untuk Qatar mengatakan bahwa saat ini dunia membutuhkan kerja sama multilateral lebih dari sebelumnya. Hal tersebut dapat dimulai dengan memberdayakan orang-orang yang ada di sekitar untuk berinteraksi, belajar, dan berkolaborasi satu sama lain.
“Indonesia menyambut baik kesempatan untuk merayakan kemitraan kuat kami dengan Qatar melalui Tahun Kebudayaan Qatar-Indonesia 2023,” pungkasnya.(rls/putri)






















