
NEWSNESIA.ID – Meski banyak pihak meyakini pasangan Rum Pagau dan Lahmudin Hambali (PAHAM) masih yang terkuat di Pilkada Boalemo 2024, namun tidak membuat keduanya tinggi hati.
Apalagi sampai merasa jemawa atau angkuh. Justru, anggapan publik selama ini, oleh Rum dan Lahmuddin menjadikan cambuk untuk terus bergerak, dan bergerilya menemui masyarakat pendukung di berbagai penjuru desa dan dusun.
Hal itu dibuktikan pasangan nomor urut 2, Pagau-Hambali (PAHAM), yang tak pernah absen dari jadwal kampanye blusukan.
Sejak pekan pertama dimulainya kampanye, Rum dan Lahmudin tercatat sudah menyisir 7 wilayah kecamatan di Kabupaten Boalemo. Bahkan, dalam sehari mencapai 7 sampai 9 titik lokasi kampanye.
Kendati begitu, permintaan tatap muka terus saja berdatangan. Itu melihat banyaknya masyarakat pendukung meminta agar pasangan pernah memimpin, dan menjadikan Boalemo berkembang pesat 2012-2017 ini, menjadwalkan kampanye untuk dialog bersama warga soal program dan visi, misi periode 2025-2030 mendatang.
Tak heran, kalau Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali bersama tim kampanye sampai-sampai kewalahan memenuhi permintaan masyarakat dari berbagai penjuru.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur, dan berterimakasih kepada bapak dan ibu yang tak hentinya meminta saya dan bapak Lahmuddin Hambali bertatap muka langsung. Semoga dukungan seluruh rakyat ini, menjadikan kami amanah, dan istiqomah membangun Boalemo lebih maju pesat. Doakan kami agar terus mendapat jalan kemudahan dari Allah SWT untuk menunaikan amanah rakyat Boalemo, begitu terpilih dan dilantik nanti,” ucap Calon Bupati, Rum Pagau disambut dukungan, dan doa masyarakat pendukung di tiap kampanye blusukan.
Tak kalah menarik, usai menyampaikan materi kampanye, Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali sering menitipkan tiga amalan, rumus menyejukkan hati para pendukungnya.
Apa saja amalan itu? Rum bilang, pertama semua warga pendukung PAHAM harus sabar. Ke 2 harus tenang, dan ketiga harus senang.
“Sabar artinya, kita semua harus tabah dan sabar dalam bertindak. Tenang artinya, semua pendukung PAHAM tak perlu terpengerah isu-isu negatif berbau provokasi. Dan senang artinya, kita harus menerima dengan lapang hati, karena semua datangnya dari Allah SWT,” kunci Rum Pagau penuh empati.(nn)






















