Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Anak-anak Gaza Kelak Akan Menuntut Tanggungjawab Kita

by NN Indonesia
15 April 2025
in Opini
Reading Time: 3 mins read

 

Oleh : Putri Rahmawati S

Belakangan ini masalah saudara kita yang ada di palestina makin menyayat hati. Bagaimana tidak, sejak 7 oktober 2023 hingga kini pembantaian oleh yahudi kepada warga palestina terus menerus terjadi. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan sedikitnya 100 anak telah terbunuh atau terluka setiap hari di Gaza sejak serangan dimulai kembali pada 18 Maret, bahkan saat Amerika Serikat menggarisbawahi dukungan berkelanjutan bagi Israel. Sementara itu, UNICEF mengatakan sedikitnya 322 anak dilaporkan tewas sejak Israel memperbarui serangannya pada 18 Maret 2025, menghancurkan gencatan senjata dua bulan yang mulai berlaku pada 19 Januari 2025. (ERAKINI.ID 14/04/2025).

Kemudian, menurut Biro Statistik Palestina seperti dilansir Al Mayadeen, Jalur Gaza kini menghadapi krisis yatim terbesar dalam sejarah modern. Dalam pernyataan yang dikeluarkan menjelang Hari Anak Palestina, biro tersebut mengonfirmasi bahwa 39.384 anak telah menjadi yatim sepanjang 534 hari pengeboman. Dari jumlah tersebut, sekitar 17.000 anak kehilangan kedua orangtua dan kini “menghadapi kehidupan tanpa dukungan atau perawatan.”( Liputan6.com, 14/04/2025).

Sejak Oktober 2023, sekitar 17.000 anak Palestina jadi yatim piatu akibat perang. Mereka hidup di tenda-tenda rusak atau reruntuhan rumah, tanpa akses layanan sosial maupun dukungan psikologis. Hingga kini, hampir 18.000 anak, termasuk ratusan bayi, telah meninggal. Perang ini merenggut keluarga, rasa aman, dan masa depan mereka. Bahkan ada anak-anak yang meninggal karena kedinginan di tenda pengungsian, dan puluhan lainnya karena kelaparan dan gizi buruk yang parah (Media Indonesia, 14/04/2025).

Genosida Israel di Gaza telah menciptakan krisis anak yatim terbesar dalam sejarah modern.  Kebiadaban zionis tiada tara, puluhan ribu anak-anak menjadi korban genosida juga meninggalkan kepedihan berupa anak-anak yang menjadi yatim karena kehilangan orangtua. Tercatat ada 39 ribu anak yatim akibat genosida di Gaza. Tiap hari 100 anak Gaza meninggal.

Anak-anak Gaza Kelak Akan Menuntut Tanggungjawab Kita

Ini adalah pengingat keras bagi kita semua, khususnya umat Islam, bahwa penderitaan anak-anak Gaza hari ini bukan hanya tragedi kemanusiaan, tapi juga ujian tanggung jawab kolektif. Di tengah kekejaman yang mereka alami—kehilangan orang tua, tempat tinggal, dan masa depan—mereka seakan berkata, “Di mana kalian saat kami dibantai? Apa yang kalian lakukan ketika kami berjuang sendiri melawan penindasan?”

Kelak, anak-anak ini akan tumbuh, dan sejarah akan mencatat peran setiap individu dan umat. Apakah kita hanya menjadi penonton pasif? Atau turut mengambil bagian dalam perjuangan untuk menghentikan penderitaan mereka?

Sebagai generasi muda, siswa, mahasiswa, dan umat Islam, kita punya tanggung jawab moral, spiritual, dan sosial. Tidak harus turun ke medan perang, tetapi suara, karya, dan aksi nyata kita bisa menjadi bagian dari perjuangan untuk keadilan Palestina. Diam bukan pilihan. Karena suatu saat, generasi Gaza akan menoleh ke belakang dan bertanya: “Di mana kamu saat kami sangat membutuhkan bantuan?”

Padahal umat muslim itu bagaikan satu tubuh. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW.  yang diriwayatkan oleh Nu’man bin Basyir berbunyi:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

Artinya: Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal kasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam. (HR. Muslim).

Dimana Perlindungan Anak-Anak Palestina?

Semua tragedi yang menimpa anak-anak Palestina ini terjadi di tengah gencarnya wacana soal Hak Asasi Manusia (HAM) dan berbagai aturan internasional yang seharusnya menjamin perlindungan anak. Banyak negara dan lembaga global yang mengaku menjunjung tinggi perlindungan terhadap anak-anak melalui perjanjian internasional dan instrumen hukum seperti Konvensi Hak Anak (Convention on the Rights of the Child). Namun, realitanya aturan-aturan tersebut tampak tak berdaya. Alih-alih melindungi, aturan itu justru gagal menghentikan—bahkan mencegah—penderitaan yang dialami anak-anak Palestina. Mereka tetap menjadi korban konflik, tanpa perlindungan nyata dari komunitas internasional.

Tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza seharusnya membuka mata umat Islam bahwa mereka tak bisa terus-menerus bergantung pada lembaga-lembaga internasional maupun aturan-aturan yang lahir dari sistem global saat ini. Realitanya, lembaga-lembaga tersebut gagal memberikan perlindungan nyata terhadap rakyat Palestina, khususnya anak-anak yang menjadi korban utama. Maka, masa depan Gaza dan Palestina secara keseluruhan ada di tangan umat Islam sendiri.

Solusi Islam Untuk Saudara Palestina

Gencatan senjata nyatanya bukanlah solusi karena mereka yahudi masih saja membantai gaza. Begitupula kecaman-kecaman yang dilontarkan para penguasa muslim tak membuahkan apa-apa. Dan hanya sekedar memberikan bantuan makanan dan obat-obatan pun kepada saudara kita di gaza bukanlah solusi yang tepat. Dalam hal ini, umat muslim butuh kepemimpinan Islam atau sistem islam yang diterapkan yang kini patut diperjuangkan secara serius. Sistem islam berfungsi sebagai pelindung (rain) dan perisai (junnah) bagi rakyatnya. Sepanjang sejarah, sistem islam telah terbukti mampu menjadi benteng pertahanan umat Islam, menyediakan sistem pendukung terbaik bagi manusia terutama menuntaskan persoalan penjajahan kepada umat muslim di dunia, serta mampu mencetak generasi tangguh yang membangun peradaban gemilang dari masa ke masa.

Oleh karena itu, setiap muslim memiliki tanggung jawab moral dan agama untuk ikut serta dalam perjuangan mengembalikan sistem islam. Ini bukan sekadar pilihan, melainkan bentuk pembelaan nyata terhadap saudara-saudara seiman di Gaza. Diam bukanlah pilihan ketika anak-anak dan orang tua mereka dibantai oleh zionis dan para sekutunya. Persoalan anak-anak Gaza tidak akan pernah selesai selama akar konflik Palestina tidak diselesaikan secara menyeluruh. Dan solusi menyeluruh itu hanya bisa tercapai melalui perjuangan, jihad, dan penegakan kembali sistem islam sebagai sistem kepemimpinan Islam.

Wallahu’alam Bisshawab.

 

 

Tags: Anak gaza
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.antara
Opini

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

19 September 2026
Aris Setiawan
Opini

Bubarkan Saja KADIN Gorontalo

18 September 2026
Headline

Meluruskan Pandangan Kewenangan Polri dan PPNS Dalam Penegakan Hukum Cagar Budaya

11 September 2026
Next Post

Malam Ini, KPU Mulai Bersihkan APK Pilkada Gorontalo Utara Tahun 2024 Tindak Lanjut Putusan MK

Bupati Boalemo, Rum Pagau bersama Forkopimda menempuh solusi atas persoalan dihadapi PT. PG. Tolangohula.(f.nn)

Bupati Rum Pagau Tempuh Solusi atas Kerugian Dialami PT. PG. Tolangohula

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

F. Ist

Anak-anak Gaza Kelak Akan Menuntut Tanggungjawab Kita

2 tahun ago
Foto hms

Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo Periksa Pengelolaan Dana Hibah di Sejumlah OPD

2 hari ago
f.hms

Potensi Holtikultura Besar, Gorontalo Dijadikan Destinasi Jelajah Nusantara Cap Tanah Merah

18 jam ago
Gubernur Rusli Habibie bersama Wakil Gubernur Idris Rahim dan unsur Forkopimda Gorontalo saat persiapan pengamanan malam tahun baru 2022. (F. Haris)

Pemprov Gorontalo Lampaui Capaian Target Nasional

5 tahun ago

Pasar Murah Pemprov, Warga Pulubala; Sangat Membantu Kami

19 jam ago
f.hms

Warga Manfaatkan Layanan SAMSAT di Pasar Murah Pulubala

18 jam ago
Penjabup Boalemo, Sherman Moridu menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Alun-Alun Tilamuta.(f.dok.hms)

Penjabup Sherman: Kesaktian Pancasila Jadikan Momen Kesadaran Diri!

3 tahun ago
Foto hms

BLK Gorontalo Jemput Kebutuhan Industri, Buka Peluang Kerja bagi Lulusan Pelatihan

16 menit ago
Ketua DPRD Gorut Djafar Ismail

Djafar Ismail Dukung Penuh Suksesnya Vaksinasi di Gorut

5 tahun ago

Terbaru

Foto hms
Gorontalo

BLK Gorontalo Sambut Program Polisi Peduli Pengangguran, Siapkan Generasi Muda Siap Kerja

by NN Indonesia
6 November 2026
0

Foto hms NEWSNESIA.ID, Gorontalo — Upaya menekan angka pengangguran di Provinsi Gorontalo mendapat dukungan dari jajaran Kepolisian...

Foto hms

BLK Gorontalo Jemput Kebutuhan Industri, Buka Peluang Kerja bagi Lulusan Pelatihan

6 November 2026
f.hms

Potensi Holtikultura Besar, Gorontalo Dijadikan Destinasi Jelajah Nusantara Cap Tanah Merah

5 November 2026
f.hms

Warga Manfaatkan Layanan SAMSAT di Pasar Murah Pulubala

5 November 2026

Pasar Murah Pemprov, Warga Pulubala; Sangat Membantu Kami

5 November 2026
Foto hms

Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo Periksa Pengelolaan Dana Hibah di Sejumlah OPD

4 November 2026

Sinkronisasi Program Transmigrasi 2027, Gorontalo Fokus Kembangkan Kawasan dan Percepatan SHM

3 November 2026
Kunker Tim Bag. Perencanaan Kementrans RI ke Disnaker ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Kementrans RI Evaluasi Dukungan Kegiatan dan Perkuat Tata Kelola HPL di Gorontalo Utara

3 November 2026
f.hms

Pasar Murah Pemprov Sasar Suwawa

3 November 2026
f.hms

Fokus Tekan Tengkes

3 November 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.