Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bapak Semua Agama, Nasaruddin Umar dan Paus Fransiskus

by NN Indonesia
22 April 2025
in Headline, Internasional, Jakarta, Nasional
Reading Time: 3 mins read
f.ist
newsnesia.id– Dunia kembali berselimut duka. Sosok besar yang selama ini menjadi simbol perdamaian dan toleransi lintas agama, Paus Fransiskus, telah berpulang. Kabar wafatnya pemimpin tertinggi Gereja Katolik ini menggema hingga ke seluruh penjuru dunia, meninggalkan jejak haru di hati banyak orang—termasuk Menteri Agama Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.
Dalam pernyataannya kepada media, Nasaruddin menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Paus Fransiskus. “Kita kehilangan figur penting dalam perjuangan kemanusiaan dan dialog antariman,” ujarnya.21/04/2025
Bagi Nasaruddin, Paus Fransiskus bukan sekadar pemuka agama Katolik. Ia adalah simbol spiritualitas universal, jembatan antara iman dan kemanusiaan.
Dua Tokoh, Satu Misi: Merawat Perdamaian Dunia
Nasaruddin Umar dan Paus Fransiskus mungkin berasal dari dua dunia keimanan yang berbeda—Islam dan Katolik—tapi semangat keduanya seirama: menjadikan agama sebagai sarana pemersatu, bukan pemecah. Di tengah dunia yang kerap terpecah oleh isu-isu keagamaan, mereka berdua justru menampilkan wajah agama yang penuh kasih, inklusif, dan merangkul semua.
Banyak yang menyebut mereka sebagai “Bapak Semua Agama.” Julukan ini bukan tanpa alasan. Nasaruddin, dengan kiprahnya sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, dikenal sebagai tokoh Islam moderat yang konsisten membangun dialog lintas agama. Ia kerap menggandeng pemuka agama lain dalam berbagai forum nasional maupun internasional. Begitu pula Paus Fransiskus, yang dalam kepemimpinannya aktif menjalin hubungan hangat dengan pemimpin umat Muslim, Yahudi, Hindu, Buddha, dan kepercayaan lainnya.
Pertemuan keduanya beberapa tahun silam menjadi momen bersejarah. Dalam berbagai kesempatan, mereka tampak akrab, penuh kehangatan, saling menghargai perbedaan, dan bersatu dalam semangat cinta kasih. Dalam kenangannya yang dibagikan kepada Tempo, Nasaruddin menyebut Paus Fransiskus sebagai “sahabat spiritual yang tulus.” Ia menambahkan, “Kami berdua percaya bahwa iman tidak seharusnya membuat kita terpisah, melainkan justru mempertemukan kita dalam kemanusiaan.”
Kiprah Nyata di Jalur Perdamaian
Apa yang membuat kedua tokoh ini begitu dihormati bukan hanya karena kata-kata mereka, tetapi juga aksi nyata yang mereka tunjukkan. Paus Fransiskus dikenal dengan gaya kepemimpinan yang rendah hati, sederhana, dan dekat dengan rakyat kecil. Ia berani bersuara lantang melawan ketidakadilan, kemiskinan, perubahan iklim, hingga kekerasan atas nama agama.
Di sisi lain, Nasaruddin Umar juga tak kalah progresif. Ia menggagas berbagai gerakan moderasi beragama di Indonesia—mulai dari program lintas iman di Masjid Istiqlal, hingga diplomasi antaragama ke berbagai negara. Di bawah kepemimpinannya, Istiqlal tidak hanya menjadi pusat ibadah, tapi juga simbol persaudaraan lintas iman. Ia bahkan membuka ruang dialog dan kegiatan bersama dengan gereja, vihara, dan tempat ibadah lainnya.
Kolaborasi antara keduanya menciptakan harapan baru bagi masa depan dunia yang penuh toleransi. Ketika banyak pihak sibuk menyoroti perbedaan, mereka justru memperkuat persamaan: bahwa pada dasarnya, semua agama mengajarkan cinta, kasih sayang, dan perdamaian.
Warisan yang Tak Terlupakan
Kematian memang memisahkan secara fisik, namun warisan nilai-nilai kebaikan akan terus hidup. Nasaruddin menyatakan, “Jasa Paus Fransiskus tidak bisa dilupakan. Ia adalah mercusuar moral di zaman yang sering kali kehilangan arah.”
Di tengah suasana berkabung ini, semangat yang ditinggalkan Paus Fransiskus justru semakin membara. Ia menginspirasi generasi pemimpin agama—seperti Nasaruddin Umar—untuk terus menyalakan obor perdamaian. Dunia membutuhkan lebih banyak figur seperti mereka: yang tidak hanya berbicara tentang iman, tapi juga mempraktikkannya dalam bentuk cinta dan aksi nyata.
Kini, tongkat estafet moral itu berada di tangan para penerusnya. Dan Nasaruddin adalah salah satu di antara sedikit tokoh yang layak menyandang peran tersebut. Dalam lanskap global yang makin kompleks dan terpolarisasi, ia bisa menjadi suara penyeimbang—mengingatkan kita bahwa iman sejati adalah ketika kita mampu mencintai sesama, apa pun latar belakangnya.
Kepergian Paus Fransiskus memang menyisakan duka. Namun ia juga mewariskan semangat. Bersama tokoh seperti Nasaruddin Umar, dunia masih punya harapan. Harapan bahwa agama akan tetap menjadi cahaya yang menerangi jalan, bukan bara yang membakar jembatan. Dan dalam cahaya itulah, kita bisa mengenang mereka sebagai Bapak Semua Agama—yang telah menunjukkan bagaimana cinta dan iman bisa menyatu dalam damai.(rls)
Tags: paus fransiskusProf. Dr. KH. Nasaruddin Umar
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.hms
Headline

Pesan Penting Gubernur ke Pengurus KADIN; Hindari Politik Praktis!

24 September 2026
f.hms
Headline

Kembali dapat Pengakuan Nasional, Provinsi Gorontalo Terbaik IV Pengendalian Inflasi

24 September 2026
f.hms
Headline

Gusnar Ismail Nginap di Pinogu, Jajal Jalur Ekstrim

23 September 2026
Next Post
Bupati Pohuwato saat menyerahkan usulan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) ke DPR RI

Upaya Tingkatkan Produktivitas Pertanian Daerah, Bupati Pohuwato Serahkan Usulan Batuan Alsintan ke DPR RI

Penjabat Kades Bualo, Yulardi Iyou.

Yulardi Iyou Sikapi Maraknya Polemik Hewan Lepas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

UIN Sultan Amai dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo Perkuat Kemitraan 

1 hari ago
f.ist

Bapak Semua Agama, Nasaruddin Umar dan Paus Fransiskus

1 tahun ago

Ketua Dema FUD UIN Sultan Amai Gorontalo Desak Rektorat Somasi Media Coreng Nama Kampus

17 jam ago
Ilustrasi Pertamina Patra Niaga

Hoaks Harga Pertalite Naik 26 September Beredar, Pertamina Imbau Warga Tak Panik

1 hari ago
WR III Sultan Amai Gorontalo, Dr. Sahmin Madina.

UIN Sultan Amai Buka Suara Soal Kasus Pelecehan Seksual

3 hari ago
Foto humas Pani Gold Mine

Di HUT ke-14, PGM Tegaskan Komitmen Pertumbuhan yang Memberi Manfaat

1 hari ago
Bacaleg Gerindra Majene, A. Denisa Darmawangsa. (foto. istimewa)

Muda, Cerdas, Visioner, Yuk Kenalan Caleg Muda Gerindra Sulbar; A. Denisa Darmawangsa

3 tahun ago
Foto.hms

Pengawasan Diperkuat, Disnaker Gorontalo Soroti Kepesertaan BPJS

17 jam ago
f.hms

Pesan Penting Gubernur ke Pengurus KADIN; Hindari Politik Praktis!

23 jam ago
f.hms

Kembali dapat Pengakuan Nasional, Provinsi Gorontalo Terbaik IV Pengendalian Inflasi

23 jam ago

Terbaru

Foto. Hms
Gorontalo

Disnaker Gorontalo Perkuat Kolaborasi Dorong Kepatuhan Badan Usaha

by NN Indonesia
25 September 2026
0

Foto. Hms NEWSNESIA.ID, Gorontalo - Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi memperkuat sinergi...

Foto.hms

Pengawasan Diperkuat, Disnaker Gorontalo Soroti Kepesertaan BPJS

24 September 2026
f.hms

Pesan Penting Gubernur ke Pengurus KADIN; Hindari Politik Praktis!

24 September 2026
f.hms

Kembali dapat Pengakuan Nasional, Provinsi Gorontalo Terbaik IV Pengendalian Inflasi

24 September 2026
Ilustrasi Pertamina Patra Niaga

Hoaks Harga Pertalite Naik 26 September Beredar, Pertamina Imbau Warga Tak Panik

24 September 2026
Foto humas Pani Gold Mine

Di HUT ke-14, PGM Tegaskan Komitmen Pertumbuhan yang Memberi Manfaat

24 September 2026

UIN Sultan Amai dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo Perkuat Kemitraan 

24 September 2026
Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie di Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026.

Wagub Idah Syahidah Dorong Gorontalo Perluas Ruang Inklusif bagi Disabilitas

23 September 2026
f.hms

Gusnar Ismail Nginap di Pinogu, Jajal Jalur Ekstrim

23 September 2026

Tidak Semua Sistem One Man One Vote Membuat Demokrasi di HMI Menjadi Pragmatis

23 September 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.