
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Abdul Yahya Sigi (10), warga desa Popaya, Kecamatan Dengilo, yang tenggelam di kubangan bekas galian tambang Dengilo, ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa, Rabu (14/4/2021).
Anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini akhirnya berhasil ditemukan setelah melalui beberapa jam pencarian, karena memang hanya dibekali dengan alat seadanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pohuwato, Iswan Gau, saat dikonfirmasi kronologi kejadian mengatakan, bahwa berawal dari selesai sholat subhu. Saat itu korban bersama beberapa temannya hendak mandi di kubangan bekas galian tambang tersebut.
Saat hendak pulang sekitar pukul 07:30 korban menceburkan diri untuk yang terakhir, tapi naas, korban tenggelam dan tidak bisa diselamatkan oleh beberapa temannya.
“Setelah selesai sholat subhu, korban dan beberapa temannya hendak mandi di kubangan bekas galian tambang tersebut. Saat hendak pulang sekitar pukul 07:30, korban menceburkan diri untuk yang terakhir dan sudah tadak naik-naik,” ungkap Iswan berdasarkan keterangan yang dia peroleh dari warga.
Sementara pihak korban menolak untuk dilakukan otopsi guna pemerikasaan lebih lanjut, dan sekarang ini korban sudah dibawah kerumah untuk persiapan pemakaman.(mus/NN)
























