
NEWSNESIA.ID, GORUT- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) mendorong upaya Pemerintah Daerah Gorut dalam hal kerja sama perdagangan sapi potong antar provinsi, antara Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).
Hal tersebut sebagaimana yang di sampaikan Wakil Ketua I DPRD Gorut, Roni Imran saat diwawancarai awak media, setelah mengikuti rapat tersebut di aula rapat Bappeda Gorut, Senin, (23/8/2021).
Roni mengatakan, kerja sama ini bisa menguntungkan ke dua daerah terutama Gorontalo Utara, karena sesuai data sapi yang keluar dari Gorontalo Utara ini kurang lebih 9000 ekor per tahun. Dan di Gorontalo Utara mestinya semuanya melalui pelabuhan kwandang, akan tetapi hanya sekitar 20% saja yang melalui Gorontalo Utara.
“Nah ini yang diharapkan dalam kerja sama ini, Gorontalo yang di untungkan, karena kita memiliki pelabuhan kemudian ada tol laut yang disubsidi pemerintah, sehingga harganya lebih murah,” jelas Roni.
Oleh karena itu kata Roni, kerja sama ini tentu ada back up dari pemerintah daerah maupun anggota DPR. Karena Pemda harus mempersiapkan fasilitas yang di butuhkan dalam kerja sama ini.
“Kenapa juga DPRD harus mendukung kerja sama ini? Karena ini memang multi flayer effectnya buat pertumbuhan ekonomi di Gorontalo Utara, karena pertumbuhan ekonomi baru akan tercipta, ” terangnya.
Dan ini ujung-ujungnya adalah masyarakat yang bisa menikmati nya, dengan positioning gorut yang memiliki pelabuhan kemudian dekat dengan daerah tujuan yaitu Kalimantan.
“Saya kira ini kita akan memaksimalkan, dari pada mereka langsung melalui palu. Kurang lebih 7000 ekor sapi per tahun dari Pohuwato menuju palu,” kata Roni Imran.
Menurutnya, tetapi jika dicoba melalui Gorontalo Utara, maka banyak hal yang bisa diperoleh terutama untuk penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) daerah juga untuk kesejahteraan rakyat yang bisa terlibat pada kegiatan tersebut.(adv/erol)






















