
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Senyum bahagia tampak menghiasi wajah warga Desa Pangea, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, usai bertemu dengan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (26/9/2025).
Masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Karya Sejahtera yang hadir saat itu baru saja menyampaikan keluhan soal kekurangan benih jagung menjelang masa tanam. Tak butuh waktu lama, Gubernur langsung menanggapi dan menginstruksikan agar bantuan segera diberikan.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady Mario, memastikan bantuan benih jagung akan didistribusikan pada Senin mendatang.
“Alhamdulillah, Bapak Gubernur sudah memerintahkan kami untuk segera menyelesaikan bantuan ini. Senin, bantuan benih jagung sudah kami serahkan kepada penerima,” jelasnya.
Muljady menambahkan, sebenarnya pengajuan bantuan biasanya berjenjang dari kabupaten ke provinsi. Namun, karena kondisi yang mendesak, Gubernur mengambil kebijakan langsung untuk mengalokasikan bantuan.
“Selama masih ada kemampuan anggaran, kami tetap membantu. Jika belum terpenuhi, maka akan dialokasikan pada tahun berikutnya,” sambungnya.
Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Karya Sejahtera, Ichsan Naway, mengungkapkan rasa syukur atas respon cepat pemerintah.
“Ada 20 hektare lahan yang masih kekurangan bibit, itu artinya ada sekitar 300 kilogram yang dibutuhkan. Alhamdulillah, respon dari Gubernur sangat cepat dan positif. Atas nama petani, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi, khususnya Bapak Gubernur,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan ini, para petani optimis dapat memaksimalkan musim tanam dan meningkatkan hasil panen ke depan.
























Apakah langkah cepat Gubernur ini akan menjadi pola baru dalam kebijakan pertanian daerah, atau hanya respons sementara terhadap kondisi darurat?