
POHUWATO-NN- Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H,. menyerahkan 1 unit sepeda motor merk Yamaha Vega kepada Korban tindak pidana premanisme pemerasan dan pembakaran yang terjadi di Dambalo, Kecamatan Popayato, Rabu (28/5/2025).
Hal ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terdapat korban. Luar biasanya, bantuan ini keluar dari dana pribadi Kapolres Pohuwato.
Dalam kesempatannya dia menegaskan bahwa, pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pohuwato.
“Kami akan terus hadir untuk masyarakat dan menindak tegas segala bentuk tindak kriminal,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa, Satgas Penanganan Premanisme Polres Pohuwato berhasil mengungkap dugaan tindak pidana premanisme yang disertai pemerasan dan pembakaran sepeda motor milik seorang pedagang es keliling di Desa Dambalo, Kecamatan Popayato.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (26/5) sekitar pukul 14.30 WITA, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat tentang adanya keributan yang melibatkan sekelompok orang dalam kondisi mabuk.
Korban yang diketahui bernama Iwan Amlia (50), seorang pedagang es keliling, menjadi sasaran kekerasan saat sedang berjualan.
Dalam keterangannya kepada pihak kepolisian, korban mengaku tiba-tiba dihampiri oleh seseorang yang tidak dikenalnya. Pelaku langsung merebut es krim yang tengah disiapkan untuk pembeli sambil berkata, “Kita punya dulu”.
Korban yang merasa terintimidasi kemudian menyerahkan es krim tersebut, namun pelaku menolak membayar. Tidak berhenti di situ, salah satu rekan pelaku disebut mencabut parang, sehingga korban ketakutan dan langsung melarikan diri ke Polsek Popayato untuk menyelamatkan diri.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas Polsek Popayato menemukan barang dagangan korban dalam keadaan berantakan dan sepeda motor milik korban telah hangus terbakar. Personel langsung melakukan pencarian dan berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku.(Mus)






















