Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Kisah Inspiratif, Suami-Istri Guru Besar UGM Dedikasikan Hidup untuk Protein Hewani Indonesia

by NN Indonesia
13 Juni 2025
in Nasional, Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
F.ist

NN– Balai Senat Universitas Gadjah Mada menjadi saksi bisu momen bersejarah dalam dunia peternakan Indonesia. Prof. Dr. Ir. Chusnul Hanim, M.Si.,IPM., ASEAN Eng., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Biokimia Nutrisi Ternak, melengkapi keistimewaan keluarga yang telah memiliki seorang guru besar: suaminya, Prof. Dr. Ir. H. Ali Agus, DAA, DEA, IPU, ASEAN Eng.
Kini, keluarga Prof. Ali Agus dan Prof. Chusnul Hanim menjadi salah satu dari sedikit pasangan yang berhasil meraih gelar Guru Besar di bidang yang sama, yaitu peternakan. Sebuah pencapaian yang mencerminkan dedikasi seumur hidup untuk kemajuan inovasi protein hewani Indonesia.
Fitobiotik: Revolusi Ternak Bebas Antibiotik
Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Fitobiotik dan Aplikasinya untuk Peternakan Masa Depan: Produktivitas, Kualitas Produk Hasil Ternak, dan Emisi Metan”, Prof. Chusnul Hanim menawarkan solusi revolusioner untuk tantangan peternakan modern.
“Antibiotik membuat ternak resisten terhadap obat-obatan. Fitobiotik ini mampu dijadikan sebagai antibiotic growth promoters replacer,” ungkap Prof. Hanim yang kini menjadi bagian dari 532 Guru Besar aktif di UGM.
Fitobiotik merupakan senyawa metabolit sekunder yang berasal dari berbagai tanaman herbal yang mudah ditemukan di Indonesia. Beberapa contoh fitobiotik yang dapat digunakan sebagai pakan aditif alami antara lain temulawak, kunyit, jintan hitam, bawang putih, jahe, kencur, lidah buaya, daun beluntas, dan daun binahong. Tanaman-tanaman ini selama ini dikenal sebagai jamu tradisional untuk manusia, kini terbukti bermanfaat pula untuk kesehatan ternak.
Inovasi fitobiotik yang dikembangkan Prof. Hanim terbukti mampu meningkatkan kualitas produk ternak tanpa mengandalkan antibiotik. Pada ayam petelur, fitobiotik meningkatkan warna kuning telur. Sementara pada ayam pedaging, penambahan premix herbal fungsional memungkinkan penggunaan pakan berprotein 2% lebih rendah namun tetap menghasilkan performa optimal.
Acara pengukuhan dihadiri sejumlah kalangan, tak hanya dari akademisi, tapi juga dari dunia usaha. Terlihat hadir Direktur Utama Holding BUMN Pangan ID FOOD, Ghimoyo dan Komisaris Utama ID FOOD, Suhartono Suratman. Dari kalangan pengusaha, tampak Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Tjiu Thomas Effendy, dan Komisaris PT Widodo Makmur Unggas Tbk, Tumiyana.
Hadir pula beberapa pejabat pemerintah, diantaranya Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Agung Suganda, dan Bupati Blora, Arief Rohman.
Sinergi Dua Dekade Riset
Kehadiran Prof. Hanim sebagai Guru Besar melengkapi kiprah suaminya, Prof. Ali Agus, yang telah 35 tahun mengabdikan diri di dunia peternakan. Prof. Ali, yang kini menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan, dikenal sebagai pionir teknologi “burger pakan” atau Fermented Complete Feed.
“Menjadi dosen sejak tahun 1990 dan sekarang ini tahun 2025, berarti sudah genap 35 tahun ya. Wah, tidak terasa sebagai akademisi, sebagai peneliti,” kata Prof. Ali yang juga menjadi arsitek di balik roadmap swasembada protein hewani Indonesia 2025-2035.
Sinergi keahlian keduanya menciptakan ekosistem riset yang komprehensif. Prof. Ali fokus pada teknologi pakan dan nutrisi ternak, sementara Prof. Hanim mengembangkan solusi biokimia untuk kesehatan ternak dan keberlanjutan lingkungan.
Menjawab Tantangan Protein Nasional
Pengukuhan Prof. Hanim hadir di tengah tantangan besar ketahanan protein nasional. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional 2024 menunjukkan 46% penduduk Indonesia masih kekurangan asupan protein harian, dengan rata-rata konsumsi hanya 62 gram per kapita per hari.
“Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional tahun 2024, sebanyak 46% orang Indonesia kekurangan asupan protein harian,” ungkap Prof. Ali. Angka ini jauh tertinggal dari Malaysia (159 gram), Thailand (141 gram), dan Filipina (93 gram).
Riset Prof. Hanim tentang fitobiotik menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi produksi ternak sambil menjaga kesehatan hewan dan keberlanjutan lingkungan. Teknologi ini mampu menurunkan emisi metan dari ternak ruminansia, sekaligus mengurangi jejak karbon industri peternakan.
Warisan Ilmiah untuk Indonesia Emas
Ketua Dewan Guru Besar UGM Prof. Baiquni mencatat bahwa Prof. Hanim kini menjadi bagian dari 26 guru besar aktif dari 52 guru besar yang pernah dimiliki Fakultas Peternakan UGM. Kehadirannya melengkapi kekuatan riset fakultas di bidang biokimia nutrisi ternak.
Pasangan Prof. Ali dan Prof. Hanim membuktikan bahwa dedikasi ilmiah dapat berjalan beriringan dengan kehidupan keluarga. Keduanya tidak hanya berkontribusi dalam penelitian, tetapi juga dalam implementasi kebijakan dan pembangunan industri peternakan nasional.
“Kalau kita bicara Indonesia 2045 atau 100 tahun Indonesia merdeka, maka kunci utama ada di SDM. Man behind the gun. Itu yang paling vital,” kata Prof. Ali, yang juga menjadi Komisaris Holding BUMN Pangan ID FOOD.
Momentum Emas Peternakan Indonesia
Program makan bergizi gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum emas bagi implementasi riset keduanya. Fitobiotik Prof. Hanim dan teknologi pakan Prof. Ali dapat berkontribusi langsung dalam menyediakan protein hewani berkualitas untuk program nasional.
“Makan bergizi ini mau tidak mau bicara tentang protein hewani, khususnya hasil ternak: daging, telur, susu,” kata Prof. Ali, yang 15 tahun lalu telah memprediksi pentingnya program ini dalam bukunya “Jihad Menegakkan Kedaulatan Pangan: Suara dari Bulaksumur”.
Dengan Prof. Hanim sebagai Guru Besar bidang Biokimia Nutrisi Ternak dan Prof. Ali sebagai Tenaga Ahli Menteri Pertanian, pasangan ini menjadi kekuatan ganda dalam transformasi peternakan Indonesia menuju swasembada protein hewani 2045.
Keluarga Prof. Ali dan Prof. Hanim membuktikan bahwa cinta sejati tidak hanya tumbuh dalam kehidupan personal, tetapi juga dalam dedikasi bersama untuk memajukan bangsa melalui inovasi ilmiah yang berkelanjutan. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: Inspiratif
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.hmskemnaker
Headline

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026
f.ist
Headline

Mahasiswa KKNT II UNG Desa Huangobotu Sosialisasi Anti Bullying di SDN 01 Kabila Bone

15 September 2026
f.ist
Headline

Menag RI Lantik Rektor UIN Gorontalo

15 September 2026
Next Post

Komisi I DPRD Gorontalo Utara Gelar Raker, Bahas Rencana Perampingan Sejumlah OPD

F.hms

Wali Kota Weny - Pimpinan IAIK Bertemu Bahas Soal Ini

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

f.ist

Menag RI Lantik Rektor UIN Gorontalo

1 hari ago
Inspektorar Provinsi Gorontalo

Inspektorat Provinsi Gorontalo Matangkan Pengawasan Empat Sektor Prioritas di Kabupaten/Kota

16 jam ago
F.ist

Kisah Inspiratif, Suami-Istri Guru Besar UGM Dedikasikan Hidup untuk Protein Hewani Indonesia

1 tahun ago
Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Biau, Gorontalo Utara, Samsudin Usman

Merawat Warisan Keteladanan, Meneruskan Cita-Cita Luhur Sang Teladan

16 jam ago
Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo.

Komisi I DPRD Kabgor Dalami Dugaan Mafia Tanah di Balik Transaksi PT Tulus Group

16 jam ago
f.hms

PT BNPG Siap Bangun Smelter Pengolahan Emas di Gorontalo

21 jam ago
Disnakertrans terima kunjungan DPRD Boalemo bahas kelangkaan BBM bersubsidi.

DPRD Boalemo Bahas Kelangkaan BBM ke Disnakertrans Gorontalo

22 jam ago
Tim Gabungan nampak sedang berusaha memadamkan api pada lahan yang terbakar di Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango.

Berjibaku di Medan Terjal, Tim Gabungan Padamkan Api di Desa Lombongo

22 jam ago
f.hms

Gusnar Pangkas Biaya Pakaian Dinas Gubernur, Anggaran Ceremonial Dikurangi

23 jam ago

Terbaru

Karyawan PGM melakukan tes urine
Gorontalo

Gandeng BNNP Gorontalo, Cara PGM Wujudkan Lingkungan Kerja Bebas Narkoba

by Mustafa Dako
16 September 2026
0

Karyawan PGM melakukan tes urine GORONTALO-NN–Pani Gold Mine memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman,...

YR TIM kolaborasi suplai air bersih

Atasi Kemarau Panjang, Selain Distribusi Air Bersih, YR Tim Juga Imbau Warga Waspada Kebakaran

16 September 2026
f.hmskemnaker

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026
Tim Undip

Inventaris HPL Eks Trans Dudewolo Rampung, Tim Undip Bantu Perjelas Aset dan Kepemilikan Lahan

15 September 2026
Inspektorat Provinsi Gorontalo

Inspektorat Provinsi Gorontalo Jadi Teladan, Penguatan Integritas Dimulai dari Internal

15 September 2026
Sinergitas Pertamina Patra Niaga bersama Pemprov Sulsel dalam meredam antrean BBM bersubsidi.

Sinergi Pertamina-Pemprov Sulsel Mulai Buahkan Hasil, Antrean BBM Makassar Kian Kondusif

15 September 2026
Antrean BBM di Makassar mulai berangsur normal.

Antrean BBM Berangsur Normal, Pertamina Tambah Pasokan dan Layanan SPBU

15 September 2026
Inspektorar Provinsi Gorontalo

Inspektorat Provinsi Gorontalo Matangkan Pengawasan Empat Sektor Prioritas di Kabupaten/Kota

15 September 2026
Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Biau, Gorontalo Utara, Samsudin Usman

Merawat Warisan Keteladanan, Meneruskan Cita-Cita Luhur Sang Teladan

15 September 2026
Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo.

Komisi I DPRD Kabgor Dalami Dugaan Mafia Tanah di Balik Transaksi PT Tulus Group

15 September 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.